Pemkab Madiun Jalin Kerja Sama dengan Ummad, Fokus Pengembangan Inovasi Pemuda dan Persiapan Fakultas Kedokteran

realita.co
Bupati Hari Wuryanto saat menghadiri penandatanganan  MoU antara Pemkab Madiun dan Ummad Kampus 1 Ummad, Kota Madiun, Sabtu (31/1/2026). Foto: Yatno

MADIUN (Realita) - Pemerintah Kabupaten Madiun terus mendorong peran aktif generasi muda agar mampu bersaing di tengah pesatnya perkembangan teknologi digital.

Bupati Madiun, Hari Wuryanto, menekankan bahwa kemajuan teknologi informasi yang begitu cepat menuntut generasi muda untuk terus beradaptasi dan berinovasi agar tidak tertinggal zaman.

Hal tersebut disampaikan Bupati Hari Wuryanto saat menghadiri penandatanganan Nota Kesepakatan Bersama (MoU) antara Pemkab Madiun dan Universitas Muhammadiyah Madiun (Ummad) yang berlangsung di Kampus 1 Ummad, Kota Madiun, Sabtu (31/1/2026).

Dalam sambutannya, Bupati menyampaikan bahwa tantangan di era digital semakin kompleks sehingga membutuhkan sumber daya manusia yang kreatif dan inovatif di berbagai sektor.

Menurutnya, penguasaan teknologi menjadi kunci utama bagi generasi muda untuk menghadapi masa depan.

Ia juga mengungkapkan bahwa hingga saat ini masih terdapat kesenjangan, terutama dalam hal akses pendidikan dan kualitas sumber daya manusia. Untuk itu, Pemkab Madiun berupaya menghadirkan lembaga pendidikan yang mampu menjadi motor penggerak peningkatan kualitas generasi muda di daerah.

“Pemerintah daerah berkomitmen menyiapkan pendidikan yang inklusif dan berkualitas agar generasi muda Kabupaten Madiun dapat tumbuh menjadi SDM unggul dan siap menghadapi tantangan ke depan,” tuturnya.

Lebih lanjut, Bupati menjelaskan bahwa Pemkab Madiun telah menyiapkan program beasiswa bagi siswa dari keluarga kurang mampu agar dapat melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi. Kerja sama serupa juga telah dijalin dengan berbagai perguruan tinggi, baik di wilayah Madiun maupun di luar daerah.

Menurutnya, melalui kerja sama dengan Ummad ini, Pemkab Madiun memberikan peluang bagi pelajar kurang mampu untuk menempuh pendidikan tinggi. Selain itu, Pemkab juga berharap Ummad dapat segera merealisasikan pembukaan Fakultas Kedokteran.

“Kabupaten Madiun masih membutuhkan tenaga dokter untuk memperkuat pelayanan kesehatan masyarakat. Oleh karena itu, kami sangat berharap Fakultas Kedokteran di Ummad dapat segera dibuka,” ujar Bupati.

Sementara itu, Rektor Universitas Muhammadiyah Madiun, Prof. Dr. Sofyan Anif, M.Si., menyampaikan bahwa pihaknya siap mendukung harapan tersebut. Ia menjelaskan bahwa Ummad telah memiliki sarana dan prasarana pendukung untuk pembukaan Fakultas Kedokteran.

“Ummad telah memperoleh alokasi untuk pendirian Fakultas Kedokteran. Kami juga telah memiliki Fakultas Ilmu Kesehatan dengan program studi Administrasi Kesehatan dan Kebidanan, serta dukungan Rumah Sakit Islam sebagai fasilitas penunjang,” jelasnya.

Prof. Sofyan berharap proses pendirian Fakultas Kedokteran dapat segera berjalan sesuai rencana. Ia menegaskan bahwa Ummad siap bersinergi dengan Pemkab Madiun, termasuk melalui penyediaan beasiswa bagi mahasiswa dari keluarga kurang mampu.

“Kami berkomitmen mendukung program pemerintah daerah. Semoga kerja sama ini mampu memberikan dampak positif bagi peningkatan kualitas sumber daya manusia di Kabupaten Madiun,” pungkasnya. yw

 

Editor : Redaksi

Politik & Pemerintahan
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru