PONOROGO (Realita)- Sebuah sekolah menengah kejuruan (SMK) di Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, dibobol maling pada Rabu (11/2/2026) pagi.
Pelaku tidak hanya mencuri sejumlah aset sekolah, tetapi juga merusak fasilitas menggunakan senjata tajam jenis samurai. Akibat kejadian tersebut, pihak sekolah mengalami kerugian hingga jutaan rupiah.
Baca juga: Surabaya Darurat Maling, Pagi Hari di Bronggalan Sawah Tak Lagi Aman
Peristiwa pencurian dan perusakan itu terjadi di SMK Al Inabah yang berlokasi di Desa Japan, Kecamatan Babadan, Kabupaten Ponorogo. Aksi pelaku terekam kamera pengawas (CCTV) sebelum akhirnya dirusak.
Dalam rekaman video amatir yang beredar, terlihat sosok terduga pelaku melintas sesaat setelah menyatroni sekolah. Sementara dari rekaman CCTV sekolah, pelaku sempat tertangkap kamera berada di dalam ruang kantor sebelum melakukan aksi perusakan.
Guru SMK Al Inabah, Irwn Ridho, mengatakan peristiwa tersebut diketahui pada Rabu pagi saat dirinya tiba di sekolah dan hendak membuka kantor.
“Waktu saya masuk kantor, saya kaget karena ruangan sudah berantakan. Banyak barang yang rusak dan ada barang berharga sekolah yang hilang,” kata Irwn Ridho.
Ia menyebutkan, salah satu barang yang dicuri pelaku adalah kamera milik sekolah dengan nilai jutaan rupiah.
Baca juga: Joker Karaoke Madiun Dibobol Maling
“Kamera sekolah yang harganya jutaan rupiah hilang. Selain itu, banyak fasilitas yang dirusak,” ujarnya.
Sementara itu, Kapolsek Babadan AKP Yudha Setiawan mengatakan, pelaku tidak hanya mencuri aset sekolah, tetapi juga dengan sengaja merusak fasilitas menggunakan pedang samurai.
“Pelaku mencuri aset sekolah dengan nilai kerugian sekitar Rp 10 juta. Selain itu, pelaku juga merusak fasilitas sekolah menggunakan pedang samurai,” kata AKP Yudha Setiawan.
Baca juga: Polisi Amankan 1 Orang Pelaku Pembobolan Alfamart di Surabaya
Menurut Yudha, senjata tajam jenis samurai tersebut ditinggalkan pelaku di lokasi kejadian dan telah diamankan polisi sebagai barang bukti.
“Untuk kepentingan penyelidikan, kami mengamankan sejumlah barang bukti, salah satunya pedang samurai yang digunakan pelaku,” ujarnya.
Hingga saat ini, polisi masih melakukan penyelidikan lebih lanjut. Sejumlah ciri-ciri terduga pelaku telah dikantongi berdasarkan rekaman CCTV dan keterangan saksi di lokasi kejadian. znl
Editor : Redaksi