Diskominfo Cilegon Perketat Pengawasan Informasi Publik selama Ramadan

realita.co
Agus Zulkarnain dari Diskominfo Kota Cilegon. Foto: Dok Diskominfo

CILEGON (Realita)— Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik, dan Persandian (Diskominfo) Kota Cilegon memperketat pengawasan informasi publik selama bulan Ramadan guna memastikan masyarakat menerima informasi yang akurat dan dapat dipertanggungjawabkan.

Hal tersebut disampaikan Agus Zulkarnain dari Diskominfo Kota Cilegon, Jumat (13/2/2026).

Baca juga: Jelang Ramadan dan Idul Fitri 2026, Pemkot Surabaya Gencarkan Pasar Murah dan GPM

“Selama Ramadan, kami meningkatkan monitoring informasi publik melalui media massa dan media sosial. Kami memastikan setiap informasi yang disampaikan kepada masyarakat bersumber dari data resmi OPD terkait,” ujar Agus.

Ia menegaskan, optimalisasi kanal resmi milik Pemerintah Kota Cilegon menjadi fokus utama untuk mencegah penyebaran informasi yang tidak valid.

“Kami mengoptimalkan seluruh kanal resmi pemerintah daerah agar masyarakat memperoleh informasi yang valid, cepat, dan transparan,” katanya.

Terkait potensi penyebaran hoaks, khususnya mengenai harga pangan dan bantuan sosial, Agus menyebut Diskominfo melakukan pemantauan intensif terhadap isu-isu strategis yang berkembang di masyarakat.

“Kami berkoordinasi dengan OPD teknis seperti Dinas Perindustrian dan Perdagangan serta Dinas Sosial untuk memastikan data yang beredar sesuai dengan kondisi riil di lapangan,” jelasnya.

Menurutnya, jika ditemukan informasi yang tidak benar, Diskominfo akan segera mengambil langkah klarifikasi.

“Kami langsung melakukan klarifikasi dan publikasi resmi agar tidak menimbulkan keresahan di tengah masyarakat. Informasi harga pangan juga dapat dipantau setiap hari melalui aplikasi Cilegon Juare,” ujarnya.

Dalam upaya meningkatkan pelayanan publik, Pemkot Cilegon juga menyediakan berbagai kanal pengaduan bagi masyarakat.

“Masyarakat dapat menyampaikan pengaduan melalui media sosial resmi pemerintah daerah, website resmi, layanan SP4N Lapor, aplikasi Cilegon Juare, call center 112, maupun layanan pengaduan digital lainnya di masing-masing OPD,” kata Agus.

Ia memastikan setiap laporan yang masuk akan ditangani secara serius. “Setiap laporan masyarakat kami teruskan kepada OPD terkait agar dapat ditindaklanjuti secara cepat dan tepat,” tegasnya.

Lebih lanjut, Agus menjelaskan bahwa Diskominfo berperan sebagai koordinator komunikasi publik melalui Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID).

“Kami mendorong seluruh OPD untuk menyampaikan data dan perkembangan program secara berkala. Informasi tersebut kami kemas agar mudah dipahami masyarakat dan disampaikan melalui berbagai platform komunikasi, sehingga pesan pemerintah tetap satu suara dan tidak menimbulkan multitafsir,” jelasnya.

Menutup keterangannya, Agus mengimbau masyarakat agar bijak dalam menggunakan media sosial selama Ramadan.

“Ramadan adalah bulan penuh berkah. Mari manfaatkan media sosial untuk menyebarkan hal-hal positif, mempererat silaturahmi, serta tidak mudah percaya pada informasi yang belum terverifikasi. Pastikan selalu mengecek kebenaran informasi sebelum membagikannya,” pungkasnya.fauzi

Editor : Redaksi

Politik & Pemerintahan
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru