LAMONGAN (Realita)— Komandan Kodim (Dandim) 0812/Lamongan Letkol Inf Deni Suryo Anggo Digdo mengajak insan pers berperan aktif dalam menjaga situasi kondusif sekaligus mendorong terciptanya ekosistem investasi yang sehat di Kabupaten Lamongan.
Ajakan tersebut disampaikan Deni saat menerima audiensi pengurus dan anggota Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Kabupaten Lamongan, Rabu (23/9/2026).
Baca juga: Kejari Lamongan Dukung Newsroom Jaga Desa SMSI, Dorong Edukasi Hukum dan Tata Kelola Desa
Dalam pertemuan itu, Deni menilai media memiliki posisi strategis dalam menyampaikan program pemerintah, mengedukasi masyarakat, sekaligus mengenalkan berbagai potensi daerah. Menurutnya, pemberitaan yang akurat, berimbang, dan bertanggung jawab dapat memperkuat kepercayaan publik maupun pelaku usaha.
“Hubungan pemerintah dan media sangat penting. Tanpa media, apa yang sudah dilakukan pemerintah tidak akan terlihat dan diketahui masyarakat secara luas,” kata Deni.
Menurutnya, iklim investasi tidak hanya membutuhkan kepastian regulasi dan pelayanan perizinan, tetapi juga keamanan, infrastruktur, sumber daya manusia, serta hubungan sosial yang harmonis.
Karena itu, media dinilai dapat mengambil peran dengan mengenalkan berbagai potensi Lamongan, mulai dari sektor pertanian, perikanan, peternakan, industri, perdagangan, pariwisata hingga usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
“Sudah saatnya Lamongan terus berkembang. Ini membutuhkan dukungan bersama dari TNI, Polri, pemerintah daerah, media, dan masyarakat untuk menjaga situasi yang kondusif,” ujarnya.
Baca juga: Wabup Lamongan Dorong SMSI Jadi Mitra Kritis Pemerintah, Pers Harus Berbasis Fakta
Menanggapi hal tersebut, Ketua SMSI Kabupaten Lamongan M. Nur Ali Zulfikar menyambut positif ajakan Dandim. Ia menegaskan, SMSI siap memperkuat komunikasi dan sinergi dengan Kodim 0812/Lamongan serta seluruh pemangku kepentingan, tanpa mengurangi independensi dan fungsi kontrol sosial pers.
“Media memiliki tanggung jawab menyampaikan informasi secara akurat, berimbang, dan profesional. Kami juga ingin ikut mengenalkan potensi-potensi positif yang dimiliki Lamongan,” kata Ali.
Ia menambahkan, terciptanya ekosistem investasi yang sehat juga membutuhkan rasa aman, kepastian hukum, kemudahan memperoleh informasi, pelayanan publik yang responsif, serta kepercayaan antara pemerintah, masyarakat, dan pelaku usaha.
Baca juga: SMSI Lamongan Salurkan Air Bersih, Bantu Warga Walangkopo di Tengah Kekeringan
Di tengah derasnya arus informasi digital, Ali menekankan pentingnya wartawan tetap mengedepankan verifikasi, keberimbangan, dan tanggung jawab kepada publik.
“Media tetap berkewajiban menyampaikan persoalan publik secara proporsional, berbasis data, dan memberi ruang klarifikasi kepada pihak terkait. Kami ingin pers di Lamongan tumbuh sehat, profesional, dan tetap kritis,” pungkasnya.
Reporter: M.Yusuf AL Ghoni
Editor : Redaksi