LAMONGAN (Realita) – Kepengurusan Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Kabupaten Lamongan periode 2026–2029 resmi dikukuhkan di Gedung Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lamongan lantai 7, Kamis (1/10/2026).
Pengukuhan tersebut menjadi momentum bagi kepengurusan baru SMSI Lamongan untuk menjalankan berbagai agenda organisasi, sekaligus memperkuat peran perusahaan pers siber di tengah pesatnya perkembangan teknologi dan perubahan pola masyarakat dalam memperoleh informasi.
Selain penguatan internal organisasi, SMSI Lamongan menyiapkan sejumlah program yang menyasar peningkatan literasi, penguatan informasi di tingkat desa, serta perluasan kolaborasi dengan berbagai elemen masyarakat dan pemangku kepentingan di Kabupaten Lamongan.
Kegiatan pengukuhan dihadiri Wakil Bupati Lamongan Dirham Aksara, Ketua SMSI Jawa Timur Sokib, jajaran Forkopimda, perwakilan Kodim 0812/Lamongan, Polres Lamongan, para camat, rektor, organisasi kemasyarakatan, insan pers, serta sejumlah tamu undangan.
Ketua SMSI Kabupaten Lamongan periode 2026–2029, Nur Ali Zulfikar, mengatakan SMSI merupakan organisasi perusahaan pers yang memiliki perhatian terhadap keberlangsungan dan penguatan industri media siber di Indonesia.
“Kita ini organisasi perusahaan pers yang didirikan oleh teman-teman PWI,” ujar Nur Ali Zulfikar dalam sambutannya.
Menurutnya, SMSI telah berdiri selama sembilan tahun dengan salah satu tujuan melindungi sekaligus memperjuangkan kepentingan perusahaan pers. Di Kabupaten Lamongan, terdapat 11 perusahaan media yang telah bergabung sebagai anggota SMSI.
Keberadaan perusahaan-perusahaan media tersebut diharapkan menjadi kekuatan bersama dalam membangun ekosistem pers siber yang profesional, kredibel, serta mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi dan perubahan kebutuhan informasi masyarakat.
Nur Ali mengatakan, kepengurusan baru juga telah menyiapkan sejumlah program yang tidak hanya berorientasi pada penguatan organisasi, tetapi juga diarahkan untuk memberikan manfaat bagi masyarakat.
Salah satunya melalui program News Room Jaga Desa, yang diharapkan dapat mendekatkan media dengan berbagai dinamika, potensi, pelayanan publik, serta pembangunan yang berlangsung di tingkat desa.
Selain itu, SMSI Lamongan akan menggelar lomba cerdas cermat bagi pelajar mulai jenjang SD, SLTP hingga SLTA. Program penyusunan buku juga menjadi salah satu agenda kepengurusan sebagai bagian dari upaya mendorong budaya literasi.
“Melalui program-program tersebut, kami berharap SMSI Lamongan dapat berkontribusi dalam meningkatkan literasi, memperluas wawasan masyarakat, dan mendukung pembangunan daerah,” katanya.
Sementara itu, Ketua SMSI Jawa Timur, Sokib, mendorong jajaran pengurus SMSI Lamongan yang baru dikukuhkan untuk terus membangun komunikasi dan sinergi dengan berbagai pemangku kepentingan.
Menurutnya, perusahaan pers membutuhkan kolaborasi dengan pemerintah daerah, TNI, Polri, perguruan tinggi, organisasi kemasyarakatan, maupun lembaga lainnya agar keberadaan media dapat memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.
“Kami berharap SMSI Lamongan bisa bersinergi dengan pemerintah, Kodim, Polres, serta lembaga-lembaga lainnya. Kami juga memohon dukungan dari seluruh organisasi yang ada di Kabupaten Lamongan,” ujar Sokib.
Pada kesempatan yang sama, Wakil Bupati Lamongan Dirham Aksara menyampaikan ucapan selamat kepada jajaran pengurus SMSI Kabupaten Lamongan periode 2026–2029 yang telah resmi dikukuhkan.
Dirham menilai pers memiliki posisi penting dalam membangun kepercayaan publik. Karena itu, perusahaan pers diharapkan terus meningkatkan profesionalisme dan menghadirkan pemberitaan yang akurat, berkualitas, serta bertanggung jawab.
Menurutnya, informasi yang berkualitas tidak hanya menjadi kebutuhan masyarakat, tetapi juga memiliki kaitan dengan tumbuhnya kepercayaan terhadap suatu daerah.
“Dengan informasi yang berkualitas akan tumbuh kepercayaan. Kepercayaan menarik investasi, investasi menyejahterakan masyarakat,” kata Dirham.
Ia berharap SMSI Lamongan dapat menjadi wadah yang mendorong perusahaan pers anggotanya semakin profesional sekaligus berkontribusi dalam mendukung pembangunan daerah melalui penyampaian informasi yang bertanggung jawab.
Di tengah derasnya arus informasi digital, Dirham juga menilai kepengurusan baru SMSI Lamongan menghadapi tantangan untuk menjaga kualitas produk jurnalistik sekaligus mempertahankan kepercayaan masyarakat terhadap media.
“Melalui sejumlah program yang telah disiapkan, SMSI Lamongan periode 2026–2029 diharapkan mampu memperkuat perusahaan pers sekaligus membawa keberadaan media lebih dekat dengan masyarakat,” ujarnya.
Kolaborasi dengan pemerintah daerah, aparat keamanan, perguruan tinggi, organisasi masyarakat, hingga pemerintahan desa diharapkan menjadi bagian penting dalam menjalankan agenda organisasi selama tiga tahun ke depan.
“Kami ingin SMSI Lamongan tidak hanya kuat secara organisasi, tetapi juga mampu memberikan manfaat nyata kepada masyarakat melalui program literasi, informasi, serta kolaborasi dengan berbagai pihak,” pungkas Dirham yang juga menjabat sebagai Dewan Pembina SMSI Lamongan.
Reporter: M.Yusuf AL Ghoni
Editor : Redaksi