BATU (Realita)- Wali Kota Batu H. Nurochman mengajak masyarakat memperkuat kepedulian terhadap kebersihan Sungai Brantas dengan membiasakan memilah dan mengelola sampah sejak dari rumah.
Menurut Nurochman, kebiasaan sederhana tersebut menjadi langkah penting untuk menjaga kelancaran aliran sungai sekaligus mengurangi risiko sumbatan dan banjir.
Baca juga: Kado Hari Jadi ke-25, Pemkot Batu Bebaskan Denda Pajak hingga 31 Oktober
Ajakan itu disampaikan Nurochman saat memimpin Apel dan Aksi Bersih Sungai Brantas dalam rangka memperingati sembilan tahun Gerakan Sapu Bersih Nyemplung Kali (Sabers Pungli) di Jembatan Prambatan Brantas, Desa Sidomulyo, Kota Batu, Minggu (4/10/2026).
“Mari bersama-sama menjaga sungai, tidak membuang sampah sembarangan, dan mulai memilah sampah dari rumah. Dengan begitu, sungai tetap bersih dan alirannya terjaga,” kata Nurochman.
Ia menegaskan, menjaga kebersihan sungai tidak cukup hanya melalui kegiatan bersih-bersih. Kesadaran masyarakat untuk mengelola sampah sejak dari sumbernya juga perlu terus dibangun.
“Menjaga sungai merupakan tanggung jawab bersama. Sungai yang bersih dan terawat tidak hanya bermanfaat bagi lingkungan, tetapi juga membantu melindungi masyarakat dari potensi bencana,” ujarnya.
Baca juga: Satpol PP Kota Batu Tertibkan Pelajar Membolos, Awasi Hiburan Malam
Aksi bersih Sungai Brantas tersebut melibatkan berbagai unsur, mulai dari pemerintah, TNI-Polri, akademisi, dunia usaha, komunitas, hingga ratusan relawan.
Selain membersihkan sungai, rangkaian kegiatan juga diisi dengan Trash Walk, penebaran bibit ikan, Slametan Banyu, serta Njagong Kali Brantas.
Komandan Poltekad Brigjen Indarto Kusnohadi turut mendukung kolaborasi Pemerintah Kota Batu dalam menjaga kelestarian sungai. Menurutnya, keterlibatan berbagai pihak penting untuk menumbuhkan kesadaran masyarakat agar memilah dan membuang sampah pada tempatnya.
Baca juga: Tak Sekedar Seremonial, Karang Taruna Kota Batu Benahi Rumah Lansia
Sementara itu, Anggota DPRD Jawa Timur sekaligus Wali Kota Batu periode 2017–2022, Dewanti Rumpoko, menilai kepedulian terhadap lingkungan perlu ditanamkan sejak usia dini.
Ia mengatakan, menjaga lingkungan merupakan tanggung jawab bersama agar Kota Batu tetap bersih, indah, dan lestari.
Memasuki tahun kesembilan, Gerakan Sabers Pungli telah mencatat 191 aksi nyata dalam menjaga sungai dan lingkungan. Capaian tersebut menjadi bagian dari upaya kolaboratif untuk merawat Sungai Brantas dari wilayah hulu. (Ton)
Editor : Redaksi