Hari Jadi ke-25 Kota Batu, IPM Naik dan Kemiskinan Turun, Pemkot Pacu 15 Prioritas Batu Sae

realita.co
Wali Kota Batu, Nurochman saat memberikan sambutan pada hari jadi ke 25 Kota Batu.

BATU (Realita)- Memasuki usia ke-25, Pemerintah Kota Batu memaparkan sejumlah capaian pembangunan, mulai dari peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM), penurunan angka kemiskinan dan pengangguran, hingga realisasi investasi yang mencapai triliunan rupiah.

Wali Kota Batu, Nurochman, menyampaikan capaian tersebut dalam momentum peringatan Hari Jadi ke-25 Kota Batu dengan tema “Bangkit Bersama, Jaga Alam Raya untuk Batu Sae Berkelanjutan”.

Baca juga: Posyandu Satu Hati Digelorakan di Kota Batu, Pemkot Gandeng PKK dan Indomaret Cegah Stunting

" IPM Kota Batu pada 2026 tercatat mencapai 80,35, meningkat dibandingkan 79,69 pada 2024. Persentase penduduk miskin juga turun dari 3,06 persen menjadi 2,86 persen, sedangkan tingkat pengangguran terbuka berada di angka 3,52 persen," ujar Nurochman. Sabtu (17/10/2026) 

Di sektor ekonomi, realisasi investasi Kota Batu sepanjang 2025 mencapai sekitar Rp2,33 triliun. Sementara itu, kunjungan wisatawan tercatat mencapai 5,36 juta orang pada tahun yang sama.

Nurochman menegaskan, capaian pembangunan tersebut harus diikuti dengan pemerataan kesejahteraan dan peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Untuk itu, Pemkot Batu terus mendorong pelaksanaan 15 prioritas pembangunan melalui program Batu Sae.

Di bidang pendidikan, pemerintah mengembangkan program 1.000 Sarjana dengan 603 calon penerima beasiswa dalam APBD 2026. Sementara di sektor kesehatan, program satu desa/kelurahan satu dokter telah mencapai 75 persen.

Baca juga: Batu Bidik UNESCO 2027, Nurochman Siapkan Jurus Agrokreatif di Seleksi Nasional

Pemkot Batu juga mendorong penguatan UMKM, pengembangan ekonomi kreatif melalui Batu Artpreneur, serta modernisasi pertanian lewat program Smart and Integrated Farming. Salah satu langkahnya adalah menyiapkan lahan percontohan pertanian berbasis teknologi informasi seluas 2,7 hektare di Desa Giripurno.

Pada sektor infrastruktur dan lingkungan, perhatian diarahkan pada perbaikan sejumlah jalur strategis, pengelolaan sampah terpadu, rehabilitasi Stadion Brantas, serta perencanaan Botanical Garden. Pemerintah juga menyiapkan dukungan keuangan khusus sekitar Rp5,46 miliar untuk lima desa.

Menurut Nurochman, pembangunan Kota Batu tidak boleh hanya berorientasi pada pertumbuhan ekonomi, tetapi juga harus menjaga kelestarian lingkungan demi generasi mendatang.

Baca juga: Wali Kota Batu Tegaskan, Pejabat yang Dilantik Adalah Pribadi Yang Berkualitas dan Siap Kerja

“Tidak semua persoalan dapat diselesaikan oleh pemerintah saja, namun kita harus memastikan masyarakat Kota Batu tidak berjalan sendirian,” ujarnya.

Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memperkuat kolaborasi dalam membangun kota yang maju dan sejahtera tanpa mengabaikan kelestarian alam. (Ton)

Editor : Redaksi

Politik & Pemerintahan
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru