Bupati Ponorogo Minta Polisi Periksa Rekanan Jembatan Mijil

realita.co
Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko saat melihat lokasi ambrolnya jembatan Mijil yang menewaskan dua pekerjanya.

PONOROGO (Realita)- Ambrolnya pondasi jembatan Mijil di Desa Grogol Kecamatan Sawoo yang menewaskan dua pekerjanya, membuat Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko langsung meninjau lokasi kejadian.

Dengan didampingi Wakil Bupati (Wabup) Lisdyarita, orang nomor satu di Kabupaten Ponorogo itu tampak terkejut melihat puing-puing ambrolnya pondasi jembatan setinggi 12 meter yang menewaskan Sumali (53) warga Desa Bajang Kecamatan Mlarak dan Karen Suardi (48) warga Keluraha Paju Kecamatan Ponorogo tersebut. 

Baca juga: Adik Bupati Jadi Pengumpul Dana Politik, Ely Widodo Akui Kelola Rp 17 Miliar untuk Pilkada Ponorogo

Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko mengaku prihatin dan ikut belangsungkawa atas kejadian ini. Ia pun menyerahkan kasus ambrolnya pondasi proyek jembatan Mijil senilai Rp 835 juta ke Polisi.

"Biar pihak berwajib yang mengurus ini," ujarnya, Kamis (17/12) kemarin. 

Baca juga: Sidang Korupsi Bupati Ponorogo Nonaktif Sugiri Sancoko, Ungkap Miliaran Rupiah Mengalir ke 6 Parpol 

Disinggung terkait adanya indikasi kualitas buruk dalam pekerjaan proyek, hingga ambrol dan menewaskan dua pekerja. Ia meminta Polisi untuk mengungkapkan, pun dengan memeriksa rekanan proyek CV Mutiara Jaya Trenggalek.

" Kalau memang dianggap salah dan tidak memenuhi standar apapun maka ya sudah proses," tegasnya. 

Baca juga: Jabatan Yunus sebagai Direktur RSUD Dijadikan ‘Mesin Uang’ untuk Kepentingan Bupati Sugiri Sancoko

Sugiri berharap kejadian ini tidak terulang lagi di Ponorogo. Untuk itu ia meminta rekanan proyek Pemkab untuk memperhatikan durasi waktu pekerjaan dan kualitas pekerjaan.

" Kita lihat sudah porak-poranda seperti ini, kita prihatin mudah-mudahan tidak ada kejadian lagi seperti ini di Ponorogo," pungkasnya.lin

Editor : Redaksi

Politik & Pemerintahan
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru