MOSKOW- Rusia akan mengirimkan peringatan 'kiamat' ke negara-negara Barat. Peringatan yang digelar bertepatan dengan 77 tahun kemenangan Uni Soviet atas Nazi Jerman dalam Perang Dunia II akan dilaksanakan 9 Mei mendatang.
Peringatan itu akan diwarnai dengan fly past jet-jet tempur supersonik, pesawat pengebom strategis Tu-160.
Baca juga: Jika Perang Dunia ke-3 Terjadi, Indonesia Masuk Kategori Negara Teraman di Dunia
Kementerian Pertahanan Rusia menyatakan, Rusia juga akan menampilkan pesawat pusat komando berjuluk 'kiamat' Il-80 yang akan membawa pemimpin Rusia jika terjadi perang nuklir. Pesawat-pesawat itu akan terbang di atas Katedral St Basil.
Baca juga: Resmi! Putin Tandatangani Perjanjian Pertahanan dengan Korut
Il-80 dirancang untuk menjadi pusat komando bagi presiden Rusia dalam kondisi perang nuklir. Pesawat itu dilengkapi teknologi canggih, termasuk bisa melindungi orang di dalamnya dari radiasi. Namun Rusia tak pernah mengungkap spesifikasinya.
Presiden Rusia Vladimir Putin telah berulang kali menyamakan perang di Ukraina dengan tantangan yang dihadapi Uni Soviet saat melawan pemimpin Nazi Adolf Hitler pada 1941.
Baca juga: Putin Kasih 2 Syarat untuk Gencatan Senjata, Ukraina Langsung Tegas Menolak
“Upaya untuk menenangkan agresor pada malam Perang Patriotik Besar ternyata merupakan kesalahan merugikan rakyat kita. Kami tidak akan membuat yang sama untuk kedua kali,” kata Putin, saat mengumumkan operasi militer khusus ke Ukraina pada 24 Februari lalu.new
Editor : Redaksi