JAKARTA (Realita)- Tanda-tanda keretakan hubungan antara Presiden Joko Widodo dengan Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri seolah makin ditampakkan jelas ke publik. Meskipun Jokowi telah menemui langsung Megawati usai libur Idulfitri.
Direktur Political and Public Policy Studies (P3S), Jerry Massie, menganggap silaturahmi yang dilakukan Jokowi kepada Megawati jelang akhir periode liburan Idulfitri pada Minggu kemarin (8/5) merupakan salah satu indikasi kerenggangan hubungan di antara keduanya.
Baca juga: Pakar Politik Amerika: Tangkap Maduro, AS Bisa Raup Keuntungan 303 Miliar Barel Minyak
"Saya sinyalir Jokowi menganggap Megawati tak punya power lagi," ujar Jerry di Jakarta, Selasa (10/5).
Sejauh ini, Jerry melihat sikap-sikap Jokowi sebagai kepala pemerintahan tak lagi mendengar PDIP. Sebagai contoh, terkait isu penundaan pemilu yang sempat menggantung, dan membiarkan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan (LBP), menyuarakan isu tersebut.
Baca juga: Dasco Temui 3 Ketum Parpol, Pengamat: Agar Koalisi Tetap Solid untuk Prabowo 2 Periode
"Ada kemungkinan PDIP tinggalkan Jokowi kalau dia masih terus mempercayakan LBP. Saya kira Jokowi akan rugi besar jika PDIP berpaling," tuturnya.
Dari fenomena-fenomena politik itu, Jerry menyimpulkan kesetiaan Jokowi kepada partai banteng moncong putih telah mengendur.
Baca juga: Mau Indonesia Tetap Demokratis, Pertahankan Pilkada Langsung
"Ternyata Jokowi mengecewakan Mega," ucapnya.jr
Editor : Redaksi