SURABAYA (Realita) - Nilai impor Provinsi Jawa Timur pada Juni 2022 mencapai USD 3,19 miliar, mengalami kenaikan sebesar 23,04 persen dibandingkan Mei 2022.
"Nilai tersebut dibandingkan Juni 2021 meningkat sebesar 40,26 persen," kata Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Jatim, Dadang Hardiwan, Jumat (15/7/2022).
Baca juga: Pemprov Jatim bersama Bank Jatim Salurkan Bantuan ke Masyarakat Terdampak Bencana di NTT
Dipaparkan, impor nonmigas Juni 2022 mencapai USD 2,24 miliar, naik sebesar 15,24 persen dibandingkan Mei 2022. Nilai tersebut dibandingkan Juni 2021 meningkat sebesar 18,40 persen.
Impor migas Juni 2022 mencapai USD 0,95 miliar, naik sebesar 46,57 persen dibandingkan Mei 2022. Nilai tersebut naik sebesar 149,52 persen jika dibandingkan Juni 2021.
Baca juga: Komisi C DPRD Jatim Soroti Dividen JGU, Audit Aset hingga Dugaan Pegawai Fiktif
Nilai ekspor Provinsi Jawa Timur pada Juni 2022 kemarin mencapai USD 2,02 miliar, naik sebesar 9,47 persen dibandingkan Mei 2022. Nilai tersebut, dibandingkan Juni 2021, turun sebesar 1,61 persen.
Ekspor nonmigas Juni 2022 mencapai USD 1,90 miliar, naik sebesar 11,12 persen dibandingkan Mei 2022. Dibandingkan Juni 2021, nilai tersebut meningkat sebesar 0,94 persen.
Baca juga: Rp1 Miliar Sebulan dari Aparna, JGU Tetap Punya Utang PAD: Pemprov Jatim Jangan Tutup Mata
Ekspor migas Juni 2022 mencapai USD 122,35 juta atau turun sebesar 11,07 persen dibandingkan Mei 2022. Nilai tersebut turun sebesar 29,35 persen jika dibandingkan Juni 2021.gan
Editor : Redaksi