SEOUL - Tragedi maut di Distrik Itaewon, Seoul, Korea Selatan atau Korsel, yang menewaskan 151 orang masih diselidiki. Namun, keberadaan polisi dalam tragedi tersebut dipertanyakan.
Dilansir YTN News, Minggu (30/10/2022) dalam dokumen yang diunggah dua hari sebelum acara, polisi mengatakan mereka hanya berencana menghadirkan 200 petugas untuk acara Halloween Itaewon.
Baca juga: Berdesakan Menunggu Kereta Api, 18 Orang Tewas
Kritikus mengatakan ini menunjukkan kurangnya perencanaan. Perencanaan ini dianggap mengabaikan keselamatan.
Baca juga: Kepala Terpenggal Ditemukan di Kerumunan Pesta Halloween
"Ini adalah bencana buatan manusia yang dipicu oleh kurangnya kesadaran tentang keselamatan," kata seorang profesor di Universitas Transportasi Nasional Korea, Shin Dong-min, kepada TV nasional Korea Selatan, YTN News, seperti dikutip AFP.
"Penyelenggara Itaewon dan pejabat pemerintah seharusnya lebih mempersiapkan diri menghadapi kerumunan massa," katanya.
Baca juga: Rayakan Halloween, Bar Dihujani Tembakan, 1 Orang Tewas
Untuk diketahui, warga membanjiri distrik klub malam Itaewon pada Sabtu (29/10) malam untuk menikmati perayaan Halloween pertama di Korea Selatan sejak batasan kerumunan dan aturan masker wajah yang diberlakukan oleh pandemi Covid dicabut.ik
Editor : Redaksi