MADIUN (Realita) – Program pavingisasi 3D yang digagas Pemkot Madiun hampir rampung 100 persen. Walikota Madiun, Maidi menyebut, saat ini progress pekerjaan diseluruh kelurahan yang ada di Kota Pendekar sudah mencapai 95 persen. Ia meyakini, pekerjaan bakal rampung lebih awal.
“Alhamdulillah pavingisasi 95 persen hampir selesai. Insaallah seminggu lagi selesai,” katanya, Kamis (24/11/2022).
Sesuai usulan warga melalui rapat RT yang diteruskan ke setiap kelurahan dan didata oleh kecamatan, terdapat 46.191,70 meter kebutuhan paving dan kansteen. Sesuai hitung-hitungan pekerjaan, lanjut Maidi, paving seluas itu seharusnya dikerjakan selama enam tahun oleh OPD. Namun lantaran melibatkan kelompok masyarakat (pokmas), pekerjaan hanya membutuhkan waktu dua bulan saja.
“Inilah yang luar biasa, yang harus saya kerjakan enam tahun, dikerjakan pokmas ternyata dua bulan selesai. Saat ini kurang lima persen tinggal pengerjaan, barang (paving,red) semuanya sudah ready, tinggal pasang saja,” ujarnya.
Rencananya, pembangunan ini akan dicatat oleh Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) dengan pemasangan paving terpanjang dan tercepat se Indonesia. “Minggu depan kita ajukan ke MURI dan sudah mulai pengukuran,” terangnya.
Baca juga: Pemkot Madiun Kembali Disomasi, Pedagang Pasar Besar Nilai Pengalihan Izin Kios Merugikan
Terpisah, Camat Kartoharjo, Iroh Sunirah menambahkan, khusus untuk pavingisasi diwilayah Kecamatan Kartoharjo terdapat 8,9 ribu meter persegi paving, dan 4,1 ribu meter persegi kansteen. Saat ini, pengerjaan tinggal menyisahkan 5 persen saja. Pun, Iroh menjamin akhir bulan ini pekerjaan bakal tuntas 100 persen.
Baca juga: SDN Tambakmas 01 Raih Juara 1 Lomba Karawitan 2025: Suara Gamelan yang Jadi Kebanggaan Madiun
“Untuk pavingisasi di wilayah Kecamatan Kartoharjo sudah 95 persen lebih. Seluruh pengiriman paving sudah ada disetiap gang, tinggal kurang 5 persen pengerjaan. Target akhir November ini selesai,” katanya.adv
Editor : Redaksi