BANDUNG (Realita)- Lawatan Pemkab (Pemerintah Kabupaten ) Ponorogo kesejumlah kota jaringan UCCN (Unesco Creative Cities Network) di Indonesia terus berlanjut. Usai mengunjungi Kabupaten Pekalongan Provinsi Jawa Tengah. Kini giliran Kota Bandung Provinsi Jawa Barat yang dikunjungi.
Kunjungan Tim Pengajuan Nominasi UCCN Ponorogo yang terdiri dari Disbudparpora ( Dinas Kebudayaan Pariwisata Pemuda dan Olah Raga), komunitas seni, pelaku ekonomi kreatif dan kalangan akademisi ini, diterima oleh sejumlah pengurus ICCN (Indonesian Creative Cites Network) di Gedung Simpul Space ICCN di Jalan Braga Kota Bandung, Sabtu (26/11/2022).
Baca juga: Pererat Hubungan Historis, Keraton Surakarta dan Pemkab Ponorogo Jajaki Kerja Sama Pariwisata
Ketua Tim Pengajuan Nominasi UCCN Hamy mengatakan, kunjungannya ke Kota yang menjadi bagian UCCN pada tahun 2015 ini, untuk menambah pengetahuan dan strategi baik dalam penyusunan dokumen administrasi pengajuan, hingga upaya nyata yang membuat Ponorogo berpotensi besar lolos menjadi UCCN dalam kategori krajinan dan kesenian rakyat (Craft and Flok Arts). Apalagi Kota Bandung merupakan penggagas jaringan kota kreatif Indonesia (ICCN) yang memiliki puluhan jaringan 245 Kabupaten/Kota ini.
"Jadi kami ingin berguru ke pendahulu UCCN di Indonesia yakni Kota Bandung. Dimana saat ini baik iven dan ekonomi kreatif nya sangat berkembang pesat. Apa yang perlu kita lakukan dan persiapkan agar sub sektor utama seni pertunjukan ini bisa menjadikan Ponorogo sebagai jaringan UCCN," ujarnya.
Sementara itu, Pengurus ICCN Galih Sedayu mengatakan untuk menjadi bagian jaringan dari UCCN, ada beberapa langkah yang perlu dipersiapkan. Diantaranya, adanya book share dan road map ekonomi kreatif. Pun melibatkan unsur Hexsa Helix sebagai indikator suksesi UCCN. Yang terdiri dari Goverment, komunitas ekonomi kreatif, akademisi, pebisnis, dan media untuk menciptakan program yang berdampak pada ekonomi kreatif dan berkelanjutan.
"Ini untuk menjelaskan gambaran alur ekonomi kreatif dan komitmen bersama untuk skala prioritas sub sektor dalam Pengajuan jaringan UCCN,"ujarnya.
Baca juga: Raperda PLP2B Disahkan, 9 Hektar Sawah Di Ponorogo Alih Fungsi Jadi KDKMP
Galih juga mengungkapkan, sebelum melangkah ke UCCN, Ponorogo ada baiknya membentuk forum lokal ekonomi kreatif. Sebagai embrio dari kota kreatif.
" Jadi sebelum melangkah ke UCCN, ada baiknya membuat program mentoring dalam membentuk lokal komunitas ekonomi kreatif. Serta ada upaya kolaborasi dengan kota pendahulu UCCN dalam pengembangan Reyog," ungkapnya.
Ia mengaku, pihaknya mendukung Ponorogo sebagai bagian dari jaringan UCCN. Pun berharap Ponorogo juga masuk dalam jaringan ICCN agar memperkuat jaringan kota/kabupaten kreatif.
Baca juga: Suap Mutasi Diungkap KPK, Ratusan PNS Ponorogo Jalani Profiling ASN dari BKN
"Kami yakin Ponorogo dapat masuk sebagai bagian dari jaringan UCCN. dan kami juga berharap masuk dalam ICCN agar memperkuat jaringannya,"pungkasnya.znl
Editor : Redaksi