BLITAR KOTA (Realita)- Polsek Kepanjenkidul Polres Blitar Kota mendatangi TKP Warung nasi goreng di Jl TGP, Kelurahan/Kecamatan Kepanjenkidul, Kota Blitar yang terbakar, Sabtu (17/12/2022).
Diduga penyebab kebakaran di warung tersebut akibat korsleting listrik.
Baca juga: Terdakwa Pembakaran Polsek Dituntut 6 Bulan Penjara, Jaksa Pertimbangkan Masa Depan Pendidikan
Peristiwa kebakaran tersebut kali pertama diketahui oleh Jen Arip (40), petugas penyapu jalan, sekitar pukul 04.00 WIB.
Saat menyapu di Jl TGP, Arip melihat kepulan asap dari arah warung nasi goreng.
Arip segera memberitahukan peristiwa itu ke pemilik rumah, Fredi Yudi, yang berada di belakang warung.
Selanjutnya, mereka melaporkan peristiwa kebakaran kepada Polsek Kepanjenkidul Polres Blitar Kota dan diteruskan ke petugas Pemadam Kebakaran Kota Blitar.
Baca juga: Kebakaran Dahsyat Hongkong, Disnaker Cari PMI Ponorogo Jadi Korban
"Bangunan warung yang terbakar milik Fredi, tapi disewakan kepada orang lain untuk berjualan nasi goreng," kata Kapolsek Kepanjen Kidul Kompol Lahuri.
Kompol Lahuri mengatakan, saat terjadi kebakaran, kondisi warung kosong. Penyewa hanya menggunakan warung untuk berjualan nasi goreng.
Setelah warung tutup, penyewa pulang ke rumahnya.
Baca juga: 4 Petak Rumah Kontrakan di Alang Laweh Terbakar, Kerugian Ditaksir Rp400 Juta
"Setelah tutup, warung tidak ada penunggunya," ujarnya.
Dikatakannya, dalam peristiwa itu, api membakar seluruh perabotan di dalam warung. Nilai kerugian akibat kebakar diperkirakan sekitar Rp 10 Juta.
"Tidak ada korban jiwa, hanya kerugian materiil yang diperkirakan sekitar Rp 10 juta, Sedangkan penyebab kebakaran diduga akibat korsleting listrik di warung,"pungkasnya.fe
Editor : Redaksi