Pemkot Madiun Gratiskan Rapid Test, Ini Syaratnya

realita.co

MADIUN (Realita)- Pemkot Madiun menggratiskan rapid test bagi pelajar yang akan mengikuti Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) perguruan tinggi.  Ketentuan ini hanya berlaku bagi pelajar asal Kota Madiun saja.

"Karena rapid test menjadi salah satu persyaratan mengikuti UTBK," kata Jubir Tim Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan (TGTPP) Covid-19, Noor Aflah, Kamis (2/7/2020).

Baca juga: Maidi Bantah Dana Taktis di Dinas PUPR untuk Kepentingan Pribadi

Bagi pelajar yang menginginkan fasilitas gratis tersebut, bisa mendatangi puskesmas sesuai domisili alamat setempat. Tercatat, puskesmas Banjarejo, Demangan, Manguharjo, Oro-oro Ombo, Tawangrejo, dan Patihan.

Baca juga: Sidang Korupsi CSR Madiun, Saksi Maidi Ungkap Kondisi TPA Winongo Usai Pengurukan

"Silahkan mendatangi puskesmas setempat dengan membawa persyaratan pendaftaran sekolah atau universitas," ujarnya.

Baca juga: Sidang Korupsi Maidi: Noer Aflah Jelaskan Asal-usul CSR dan Program Smart City, Pengacara Singgung Kerugian Rp1 M

Selain untuk pelajar yang akan mengikuti UTBK, rapid test gratis juga diperuntukkan bagi pegawai dilingkup Pemkot Madiun yang akan melakukan dinas keluar kota (DL). Tentu saja dengan persyaratan membawa surat tugas dari atasan. "Selain pegawai Pemkot Madiun, rapid test gratis juga untuk tenaga pendidik atau guru," tandasnya. paw

Editor : Redaksi

Politik & Pemerintahan
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru