KARAWANG- Warga Tunggakjati Karawang Barat dibuah heboh dengan aksi seorang wanita yang menggendong bayinya saat melakukan upaya percobaan bunuh diri pada Jumat (1/9) malam di Jembatan KW 8 Tunggak Jati Kecamatan Karawang Barat Kabupaten Karawang.
Dengan menggendong bayinya, wanita berkacamata yang memakai kerudung dan cadar hitam tersebut nekad melakukan percobaan bunuh diri dengan terjun dari ketinggian jembatan kearah sungai di Karawang. Namun aksinya itu keburu diketahui warga yang segera menolongnya dan membawanya ketempat yang lebih aman.
Saat diamankan oleh warga, wanita tersebut terus saja menangis dan meminta untuk dibiarkan melakukan bunuh diri.
Beberapa warga mencoba mencari tahu identitas wanita tersebut dengan terus menanyainya,
Dari video yang beredar luas di media sosial, wanita yang mendekap erat bayinya yang menangis ini terus menangis dan menolak untuk diantarkan pulang.
Dia mengaku ketakutan untuk pulang karena menjadi korban KDRT, sehingga jika sampai rumah dia mengaku akan pukuli lagi oleh suaminya.
” Udah biarin, percuma saya pulang digebukin lagi,” ujarnya sembari menangis.
Wanita yang mengaku berasal dari Kendari ini tinggal di wilayah Karawang karena ikut dengan suaminya. Meski sudah dibujuk oleh warga untuk diantarkan pulang bersama beberapa aparat RW namun dia tetap menolak.
Wakapolres Karawang Kompol Prasetyo yang dihubungi Jabar Ekspres menyebutkan bahwa terduga korban KDRT sudah diarahkan untuk membuat laporan polisi, namun hingga saat ini pihaknya belum mendapatkan laporan tersebut.
“Sudah diarahkan untuk membuat LP, hanya sampai sekarang belum. Sepertinya dapat diselesaikan kekeluargaan,” ujarnya melalui pesan singkat, pada Sabtu (2/9).mt
Baca juga: Pegawai Cafe Ditemukan Tewas Dalam Kamar
Editor : Redaksi