TEL AVIV- Ratusan warga Israel melakukan aksi demo di jalan-jalan di kota Tel Aviv, Rabu, 17 Juli 2024. Ratusan warga Israel ini meneriakkan slogan-slogan gencatan senjata dan pembebasan sandera. Mereka mendesak Perdana Menteri (PM) Benjamin Netanyahu untuk segera menandatangani proposal gencatan senjata.
Saat ini, Delegasi Israel sedang berada di Mesir untuk membicarakan kemungkinan gencatan senjata. Hal ini berdasarkan pernyataan Pemerintah Mesir yang tidak ingin disebutkan jati dirinya.
Baca juga: Israel Bombardir Lebanon, Gencatan Senjata Iran dan AS Terancam Batal
Sebanyak 122 warga Israel kini masih ditahan oleh pihak Hamas. Namun, Netanyahu telah mengeluarkan perataan bila warga Israel yang ditahan oleh Hamas dalam keadaan hidup. Meskipun ada sebagian yang sudah sakit.
Baca juga: Netanyahu Tuding Irang Serang Warga Sipil
Sementara, kelompok pejuang Palestina, Hamas, yang beroperasi di Jalur Gaza, mengonfirmasi bahwa mereka belum atau tidak akan menarik diri dari pembicaraan gencatan senjata meski terjadi serangan mematikan oleh Israel pada akhir pekan ini. Konfirmasi ini disampaikan oleh seorang pejabat senior Hamas.
Anggota kantor politik Hamas, Izzat El-Reshiq menuduh PM Benjamin Netanyahu sebagai pihak yang mencoba menggagalkan upaya gencatan senjata yang dimediasi Amerika Serikat (AS) dan negara-negara Arab ini.
Baca juga: Buktikan Belum Mati, Netanyahu Muncul bersama Dubes AS
Meski ada kendala, Hamas tetap berkomitmen melanjutkan pembicaraan dengan harapan tercapainya kesepakatan damai yang akan menghentikan permusuhan antara Israel dan Gaza.Met
Editor : Redaksi