Aktivitas Truk Galian Tanah di Jalan Sukajadi-PKL Benteng Dikeluhkan Warga

realita.co
Truk galian tanah yang melintas dan memicu polusi. Foto: Andri

BANYUASIN (Realita)-  Aktivitas truk galian tanah yang melintas di Jalan Sukajadi-PKL Benteng dikeluhkan para pengguna jalan dan warga yang rumahnya berdekatan dengan jalan tersebut.

Musim kemarau yang sedang berlangsung memperparah kondisi ini, menyebabkan debu beterbangan dan mengotori lingkungan sekitar.

Baca juga: Polusi Udara di Surabaya kian Mengkhawatirkan, Warga Diminta Waspada

"Apalagi ini musim kemarau, pak. Lihat saja rumah kami, debunya banyak benar," keluh seorang warga yang tidak ingin disebutkan namanya, Jumat (26/7/2024).

Debu yang dihasilkan dari aktivitas mobil angkutan tanah ini tidak hanya mengotori rumah warga tetapi juga mengganggu kenyamanan dan kesehatan mereka.

Baca juga: Dilema Galian C Blitar, Lumpur Masuk Sawah Warga

Pengguna jalan juga mengeluhkan kondisi jalan yang berdebu, membuat perjalanan menjadi tidak nyaman dan berpotensi membahayakan keselamatan.

Aktivis Banyuasin Sepriadi Pratama mengaku  turut prihatin terhadap warga Sukajadi,yang terkena dampak.

Baca juga: Fraksi PAN DPRD Lamongan Soroti Rendahnya Pendapatan Asli Daerah dari Sektor Galian C

"Polusi itu dapat menggangu kesehatan terutama pernapasan apa lagi bagi anak-anak sangat rentan penyakit. Saya berharap pihak pengusaha yang punya timbunan tanah atau pihak terkait untuk memperhatikan warga setempat jangan mementingkan sendiri,"ujar Sepriadi Pratama.

Warga berharap ada tindakan tegas dari pihak berwenang untuk mengatasi masalah ini, baik dengan penyiraman jalan secara rutin atau pembatasan waktu operasional mobil galian tanah agar tidak mengganggu aktivitas sehari-hari mereka.andre

Editor : Redaksi

Politik & Pemerintahan
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru