Sampai di Kota Madiun, Pataka Bawa Semangat Pilkada Damai

realita.co
Pj Wali Kota Madiun, Eddy Supriyanto saat menerima Kirab Pataka Jer Basuki Mawa Beya di Balai Kota Madiun, Sabtu (5/10/2024).

MADIUN (Realita) – Kirab Pasukan Tanda Kehormatan (Pataka) Jer Basuki Mawa Beya sampai di Kota Madiun, Sabtu (5/10/2024). Bendera lambang Provinsi Jawa Timur sebagai rangkaian dari peringatan Hari Jadi ke-79 dikirab ke 38 kabupaten/kota se-Jawa Timur.

‘’Kirab lambang Provinsi Jawa Timur ini keliling kabupaten dan kota,’’ jelas Pj Wali Kota Madiun, Eddy Supriyanto usai menerima kirab di balai kota setempat, Sabtu (5/10/2024).

Baca juga: Pasca OTT KPK, Balai Kota Madiun Lengang; Wawali dan Sekda Tak Berada di Tempat

Eddy menjelaskan, kirab pataka terlebih dulu ke Kabupaten Madiun sebelum menginjakkan kaki di Kota Madiun. Nah, perjalanan kirab selanjutnya ke Kabupaten Magetan.

‘’Ini tadi datang dari Kabupaten Madiun. Setelah menginap sehari di Kota Madiun, besoknya (Minggu, Red) bakal kami antarkan ke Magetan untuk melanjutkan perjalanan,’’ jelasnya.

Menurut Eddy, pataka tak sekadar kirab. Melainkan menjadi wujud memperkuat ikatan antar kabupaten/kota, menginspirasi dan memotivasi masyarakat, serta menyebarkan pesan positif. Pun, membawa misi kebangkitan ekonomi, sosial, dan budaya.

Baca juga: Pertimbangkan Aspirasi Warga, Pemkot Madiun Batalkan Penggunaan Fasum Bumi Antariksa untuk Kantor KMP

Hanya, kirab pataka tahun ini berbeda dengan tahun-tahun lalu. Jika semua hanya enam bendera yang dikirab, kali ini ada delapan bendera. Perinciannya, bendera Merah Putih, Pataka Jer Basuki Mawa Beya, Pataka Satuan Polisi Palong Praja (Praja Wibawa), Pataka Satuan Perlindungan Masyarakat (Linmas), Pataka Satuan Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Yudha Brama Jaya), bendera Hari Jadi ke-79 Provinsi Jawa Timur, dan bendera KPU serta bendera Bawaslu.

‘’Tahun ini tahun politik. Kirab pataka ini sekaligus membawa pesan untuk menjunjung tinggi semangat pilkada damai kepada masyarakat,’’ terang Eddy.

Eddy mengajak seluruh elemen masyarakat turut menyukseskan gelaran pilkada yang aman, nyaman, dan damai. Termasuk mengajak para pasangan calon (paslon) kepala daerah dan partai politik menjaga komitmen bersama menjaga kondusivitas selama gelaran pilkada.

Baca juga: Pemkot Madiun Kembali Disomasi, Pedagang Pasar Besar Nilai Pengalihan Izin Kios Merugikan

‘’Untuk semuanya saja, ayo kita jaga kebersamaan dan kerukunan kita. Mari kita wujudkan Pilkada damai di Kota Madiun,” pungkasnya. adv

Editor : Redaksi

Politik & Pemerintahan
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru