MADIUN (Realita)- Walikota Madiun, Maidi memastikan kegiatan pembelajaran di luar kelas atau outdoor learning tetap berjalan meski di bulan suci Ramadhan. Menurutnya, kegiatan tersebut diklaim cukup efektif dibanding dengan pelajaran yang dilakukan secara daring.
"Outdoor learning tetap berjalan. Evaluasinya ternyata bagus (penerapan prokesnya.red)," katanya, Selasa (13/4/2021).
Baca juga: Golkar Klaim Punya Alas Hak atas Lahan Kantor di Madiun, Wali Kota Usul Dialihfungsikan
Sejak awal penerapan outdoor learning pada Selasa (6/4/2021) lalu, Maidi terus melakukan evaluasi. Hasilnya, hampir semua siswa dan guru benar-benar menerapkan protokol kesehatan (prokes) ketat. Kedepan, baik siswa maupun guru akan dirapid tes untuk mengantisipasi penyebaran covid-19.
Baca juga: Audensi Dengan Kejaksaan, Forum GERTAK Sampaikan Dugaan Tindak Pidana Korupsi di Kota Madiun
"Jadi kalau anak sehat kumpul anak sehat, kan tetap sehat selama mengikuti outdoor learning. Kita berharap covid-19 ini segara hilang. Kalau belum ya outdoor learning ini lebih aman,” ujarnya.
Terpisah, Sekretaris Dinas Pendidikan (Dindik) Kota Madiun, Utomo Sapto Nugroho menyebut, sekolah jenjang SMPN di wilayahnya sudah menyiapkan perencanaan, pelaksanaan hingga evaluasi internal. Bahkan materi pembelajaran yang akan disampaikan kepada siswa selama Ramadhan ini sudah dirancang. Ia berharap, outdoor learning bisa berjalan lancar, untuk mengurangi kejenuhan yang dirasakan siswa selama pembelajaran jarak jauh (PJJ).
Baca juga: Sumber Dana Pembangunan Aset PDAM Kota Madiun Dipertanyakan Fraksi Golkar
“Jadi selama Ramadhan itu, jam mata pelajaran dikurangi. Kalau biasanya dimulai jam 07.00 WIB pembelajarannya, mundur jadi jam 07.30 WIB,” katanya.paw
Editor : Redaksi