Peringati Harkordia, Kejaksaan Ponorogo Sita Lagi 4 Bus Kasus Korupsi BOS SMK PGRI 2

realita.co
3 unit bus kasus penyimpangan dana BOS SMK PGRI 2 disita Kejaksaan Negeri. Foto: Zainul

PONOROGO (Realita)- Peringatan Hari Anti Korupsi Dunia (Harkordia) tahun 2024, dirayakan Kejaksaan Negeri (Kejari) Ponorogo dengan penyitaan 4 bus jumbo milik SMK PGRI 2 Ponorogo, Senin (09/12/2024).

Dari pantauan dilapangan, 4 bus Doble Decker yang dikelola oleh PT Alvaro Satya Trans Ponorogo terparkir rapi di halaman kantor kejaksaan. Belakangan diketahui perusahaan bus pariwisata ini diduga milik kepala sekolah SMK PGRI 2 Ponorogo, Syamhudi Arifin.

Baca juga: Usut Dugaan Korupsi Tambang di Lahan Perhutani, Kejari Ponorogo Periksa Lima Orang

Kasi Intel Kejari Ponorogo Agung Riyadi mengatakan, 4 bus pariwisata yang diamankan ini merupakan pengembangan dari penyitaan 7 bus pariwisata sebelumnya. Dimana pembeliannya bersumber dari dana BOS 2019-2024 SMK PGRI 2 Ponorogo.

" Kita amankan dari pihak-pihak yang menguasainya. Memang modusnya bus ini dikelola beberapa pihak namun masih dalam naungan PT Alvaro Satya Trans Ponorogo," ujarnya.

Agung mengungkapkan, total bus milik PT Alvaro Satya Trans Ponorogo yang akan disita dalam kasus ini berjumlah 16 unit. Dimana saat ini pihaknya baru menyita 11 unit bus.

Baca juga: Korupsi Bansos, Kejaksaan Geledah Kantor Dinsos-P3A Ponorogo, Dokumen dan CPU Terkait Disita

" Sampai saat ini sudah ada 11 unit yang diamankan. Nanti kita lihat perkembangannya," ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Kejaksaan Negeri Ponorogo Teuku Herizal membeberkan, pihaknya tengah menyelidiki aliran penyimpangan dana BOS SMK PGRI 2 Ponorogo.

Baca juga: Kejari Ponorogo Musnahkan 74.149 Barang Bukti dari Narkotika hingga Belasan Kilogram Bahan Peledak

" Karena dugaan kami ada pihak-pihak yang menerima. Untuk kerugian nya berapa kita masih menunggu audit dari BPKP. Ini masih di kordinasikan," bebernya.

Diketahui sebelumnya, dari penanganan kasus penyimpangan dana BOS SMK PGRI 2 Ponorogo, kejaksaan telah memeriksa 22 saksi. Diantaranya mantan Cabdindik Ponorogo-Magetan Nurhadi Dahunuri yang kini menjabat Kepala Dinas Pendidikan Ponorogo, dan Cabdindik Ponorogo-Magetan saat ini Supardi. znl

Editor : Redaksi

Politik & Pemerintahan
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru