Humas Kemenag Sampang Tertutup, Dugaan Penyimpangan Pengadaan Buku Bakal Dilaporkan ke APH

realita.co
Abdul Azis Priyanto SH saat berdebat dengan Humas Kankemenag Sampang. Foto: Sela

SAMPANG (Realita)- Faisol Ramdhani selaku Humas Kemenag Kabupaten Sampang diduga arogan serta menghalangi wartawan saat mau konfirmasi untuk ketemu dengan Kakankemenag, H. Fandi, S.Ag.

Akhirnya, kasus dugaan penyimpangan buku terbongkar di lingkungan Kakankemenag Sampang.

Baca juga: Diduga, Ada Pengarahan Pemenang Pengadaan Buku di Kemenag Sampang

Hal itu disampaikan oleh Abdul Azis Agus Priyanto, SH selaku Koordinator Komunitas Media Pengawal Keadilan Sampang (KOMPAK'S). Ia mengatakan tetap akan menindaklanjuti aduan dan sekaligus temuan pengadaan barang/jasa di bawah naungan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sampang ke APH (Aparat Penegak Hukum)

" Azis bersikukuh untuk melaporkan karena berawal dari ketertutupan akses informasi yang dimotori Humas Kemenag Sampang. Dan semakin kuat bersama rekan yang lain untuk untuk melakukan verifikasi faktual pada masing-masing penerima manfaat," tegas Azis,Jum'at (24/1/2025).

Baca juga: Dugaan Penyimpangan Pengadaan Buku, Wartawan Kesulitan Konfirmasi ke Pihak Kemenag Sampang

Bahkan Azis dengan semangat tak ragu lagi dari hasil testimoni beberapa penerima manfaat. Dengan menunjukkan bukti fisik dan kini tak dapat dimanfaatkan sebagai pendukung Kegiatan Belajar Mengajar (KBM).

" Pihaknya menyinggung Tageline Kemenag RI rasanya hanya sekedar isapan jempol dan pemanis bibir saja (lips service),"ujar Azis.

Untuk itu Azis berharap Irjen Kemenag RI segera turun ke lokasi untuk melakukan audit investigasi.

" Agar untuk mewujudkan Penyelenggara Negara yang Bersih dan Bebas dari KKN,"ungkapnya.sel

Editor : Redaksi

Politik & Pemerintahan
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru