Patroli Gabungan Ramadan di Kota Depok, Mobil Maung Ikut Diterjunkan

realita.co
Mobil Maung MV3 ikut diterjunkan saat patroli gabungan Ramadan di wilayah Sukmajaya, Kota Depok. (Foto: Istimewa)

DEPOK (Realita) - Pada bulan Ramadan, sinergi antara Polsek, Koramil, Satpol PP, Linmas, dan unsur terkait lainnya semakin diperkuat untuk menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Sukmajaya, Kota Depok.

Kapolsek Sukmajaya, AKP Rizky Firmansyah Tontowiputra, menyatakan bahwa patroli gabungan dilakukan untuk mengantisipasi berbagai potensi gangguan, terutama tawuran dan sahur on the road.

"Kami bersama Koramil, Satpol PP, Linmas, dan Pokdar melakukan patroli gabungan di Kota Depok, khususnya di wilayah Sukmajaya," ucap Rizky, Jumat (7/3/2025) malam.

"Sasaran utama kami adalah mengantisipasi kelompok-kelompok yang berpotensi melakukan tawuran maupun sahur on the road, sesuai dengan imbauan Wali Kota Depok," sambung Rizky.

Hingga saat ini, patroli gabungan yang telah dilakukan belum menemukan indikasi gangguan keamanan di wilayah Sukmajaya.

Rizky memastikan bahwa situasi tetap kondusif, meskipun upaya pencegahan terus ditingkatkan.

"Sejauh ini, setelah kami berkeliling wilayah Depok, khususnya Sukmajaya, tidak ditemukan kejadian tawuran ataupun sahur on the road," beber Rizky.

"Namun, kami tetap menyampaikan imbauan kepada warga yang berkumpul hingga larut malam agar tidak mengganggu suasana Ramadan," lanjut Rizky.

Sementara itu, Komandan Rayon Militer (Danramil) 03/Sukmajaya, Mayor Inf. Suyono, menjelaskan bahwa Koramil menerjunkan 15 personel dalam patroli ini.

Menariknya, mereka juga menggunakan kendaraan taktis Maung MV3 dari Kementerian Pertahanan sebagai bagian dari upaya menjaga keamanan lebih optimal.

"Terima kasih kepada Menteri Pertahanan atas bantuan kendaraan Maung ini. Tentu sangat membantu dalam operasi keamanan Ramadan," kata Mayor Inf. Suyono.

Maraknya kasus tawuran yang biasanya terjadi saat Ramadan pun menjadi perhatian utama patroli gabungan ini.

Suyono menegaskan bahwa patroli tidak hanya dilakukan di malam hari, tetapi juga menjelang subuh, mengingat potensi kejadian di waktu-waktu tersebut.

"Kami akan terus melakukan patroli, tidak hanya di malam hari, tetapi juga saat subuh. Karena biasanya pada waktu-waktu itulah sering terjadi kejadian," papar Suyono.

Kolaborasi ini menjadi langkah nyata dalam menjaga keamanan selama Ramadan.

Dengan patroli rutin, pencegahan dini, serta keterlibatan berbagai unsur masyarakat.

"Diharapkan situasi tetap kondusif dan warga dapat menjalankan ibadah Ramadan dengan tenang," tutup Suyono.

Masyarakat diimbau untuk berpartisipasi aktif dalam menjaga ketertiban.

Kemudian melaporkan potensi gangguan keamanan, serta mengikuti aturan yang telah ditetapkan oleh pemerintah setempat selama Ramadan. Hry

Editor : Redaksi

Politik & Pemerintahan
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru