Tuntutan Belum Siap, Sidang Kekerasan Intim Iqbal Zidan Nawawi Ditunda

Advertorial

SURABAYA (Realita)— Sidang perkara dugaan kekerasan hubungan intim di luar pernikahan yang menjerat terdakwa Iqbal Zidan Nawawi bin Sultan Nawawi di Pengadilan Negeri Surabaya belum memasuki tahap pembacaan tuntutan. Jaksa Penuntut Umum menyatakan tuntutan belum siap sehingga pembacaan tuntutan ditunda.

Sidang tertutup tersebut digelar pada Senin, 23 Februari 2026, di ruang Kartika Pengadilan Negeri Surabaya dengan agenda pembacaan tuntutan. Jaksa Penuntut Umum Galih Riana dari Kejaksaan Negeri Surabaya,” ujar Galih 

Pada sidang sebelumnya, jaksa menghadirkan dua saksi dari lingkungan pertemanan terdakwa dan korban berinisial F2, 21 tahun. Berdasarkan keterangan saksi, peristiwa persetubuhan disebut terjadi lebih dari satu kali saat terdakwa dan korban masih berusia di bawah umur. Namun, saksi mengaku tidak mengetahui secara rinci adanya unsur paksaan, janji, maupun dugaan aborsi.

Menurut jaksa, hubungan terdakwa dan korban bermula dari perkenalan melalui media sosial yang berkembang menjadi hubungan asmara. Peristiwa yang didakwakan terjadi pada rentang waktu 2020 hingga 2021.

Terdakwa dalam perkara ini didakwa menggunakan Undang-Undang Perlindungan Anak lama, yakni Pasal 81 ayat (1) dan ayat (2). Jaksa menyebut penyesuaian penerapan pasal masih akan dilakukan dengan mempertimbangkan masa peralihan pemberlakuan KUHP baru.yudhi

Editor : Redaksi

Berita Terbaru

Posko Relawan di Aceh Diteror Bangka Anjing

POSKO relawan dari Masjid Nurul 'Ashri Yogyakarta di wilayah Sungai Liput, Kabupaten Aceh Tamiang, mendapat 'teror' bangkai anjing, Senin (23/2) pagi. Para …

Mahasiswi Tewas Ditikam Istrinya Sendiri

SIERRA LEONE (Realita)- Kabar duka datang dari Komunitas Makambo di Makeni menyusul kematian yang memilukan dari seorang wanita muda berusia 18 tahun bernama …

Ahli Kimia Tewas Kena Ledakan di Pabrik

TELANGANA (Realita)- Seorang pria hangus terbakar dalam ledakan laboratorium perusahaan kimia di Telangana. Dalam sebuah insiden tragis, seorang ahli kimia …