KOTABARU (Realita)– Banjir melanda dua rukun tetangga (RT) di Desa Sengayam, Kecamatan Pamukan Barat, Kabupaten Kotabaru, pada Minggu (9/3/2025) malam. Hujan deras yang mengguyur Pegunungan Meratus menyebabkan luapan sungai, merendam pemukiman warga di RT 02 dan RT 03.
Kapolsek Pamukan Utara, Iptu Charles Panggabean, bersama jajarannya dan warga, bergotong royong membersihkan sisa-sisa banjir pada Senin (10/3/2025). Kegiatan ini dilakukan untuk mempercepat pemulihan lingkungan pasca-bencana.
Baca juga: Banjir Terjang Tiga Kecamatan di Banyuwangi, 1.512 KK Terdampak
"Hari ini kami bersama warga bergotong royong membersihkan sisa banjir yang terjadi tadi malam. Banjir ini disebabkan tingginya curah hujan di Pegunungan Meratus, sehingga sungai meluap," ujar Iptu Charles.
Fadlianor, salah satu warga RT 03 yang rumahnya ikut terendam, mengaku terkejut dengan tingginya air yang masuk ke rumahnya.
Baca juga: Banjir dan Longsor Terjang 9 Kecamatan di Sukabumi, Akses Jalan Lumpuh
"Padahal rumah kami sudah tinggi, tetapi air tetap masuk karena debitnya sangat besar," tuturnya.
Senada dengan itu, Bustani, warga RT 02, menuturkan bahwa banjir datang begitu cepat hingga banyak warga tidak sempat menyelamatkan barang-barang mereka.
Baca juga: Banjir Bandang di Jember Jembatan Penghubung Dua Dusun Putus
"Arusnya deras, sampai-sampai pintu rumah kami jebol," ungkapnya.
Hingga saat ini, warga bersama aparat setempat terus berupaya membersihkan lingkungan dan mendata kerugian akibat banjir. Tidak ada laporan korban jiwa dalam kejadian ini, namun sejumlah rumah mengalami rusak ringan dan warga masih waspada terhadap potensi banjir susulan.hai
Editor : Redaksi