Kebakaran Bengkel di Cisoka, Ibu dan Anak Tewas Terjebak Api

realita.co
Petugas saat mengevakuasi jasad korban. Foto: Basarnas

CISOKA (Realita)- Kebakaran melanda sebuah ruko yang digunakan sebagai bengkel tambal ban di Jalan Cisoka Adiyasa, Kampung Lukun, Desa Cisoka, Kecamatan Cisoka, pada Sabtu (28/3) siang.

Peristiwa tersebut mengakibatkan dua korban jiwa, yakni seorang ibu dan anaknya yang masih balita.

Baca juga: Terdakwa Pembakaran Polsek Dituntut 6 Bulan Penjara, Jaksa Pertimbangkan Masa Depan Pendidikan

Menurut laporan dari BPBD Kabupaten Tangerang, kejadian bermula saat pemilik bengkel sedang menambal ban sambil menuangkan bensin dari tangki kendaraan ke dalam botol untuk dijual secara eceran.

Diduga percikan api dari aktivitas tersebut menyambar bensin yang sedang dituang, sehingga api dengan cepat membesar dan melahap bangunan ruko.

Kepala BPBD Kabupaten Tangerang, Ujat Sudrajat, membenarkan kejadian tersebut dan menyampaikan duka cita mendalam atas adanya korban jiwa.

“Kami menerima laporan dari warga pada pukul 14.15 WIB, dan tim dari Pos 01 Cisoka segera meluncur ke lokasi. Sayangnya, api sudah membesar ketika tim tiba. Dua korban ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa setelah api berhasil dipadamkan,” ujar Ujat Sudrajat.

Baca juga: Kebakaran Dahsyat Hongkong, Disnaker Cari PMI Ponorogo Jadi Korban

Sebanyak lima anggota BPBD Pos 01 Cisoka dikerahkan ke lokasi dengan satu unit mobil tangki pemadam kebakaran. Api berhasil dipadamkan dalam waktu sekitar 60 menit, dan situasi dinyatakan aman terkendali.

Polsek Cisoka bersama tim Inafis telah turun ke lokasi untuk melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait penyebab pasti kebakaran dan mengidentifikasi korban jiwa. Sementara itu, kerugian material diperkirakan mencapai Rp 200 juta.

“Kami mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati dalam menangani bahan mudah terbakar, terutama di lingkungan tempat usaha yang berisiko tinggi seperti bengkel,” tambah Ujat Sudrajat.

Baca juga: 4 Petak Rumah Kontrakan di Alang Laweh Terbakar, Kerugian Ditaksir Rp400 Juta

Kejadian ini menjadi pengingat bagi masyarakat akan pentingnya kewaspadaan dalam menangani bahan bakar dan mencegah potensi kebakaran yang bisa berakibat fatal.uj

 

 

Editor : Redaksi

Politik & Pemerintahan
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru