SURABAYA (Realita) - BPJS Ketenagakerjaan Surabaya Tanjung Perak bersama Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Surabaya gelar Focus Group Discussion (FGD) di Hotel Elmi Surabaya,
Diskusi yang dimulai menjelang dan sesudah buka puasa bersama ini membahas tentang perlindungan jaminan sosial atlit KONI Surabaya yang akan diterjunkan ke Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur IX/2025 di Malang Raya pada Agustus mendatang.
Baca juga: BPJS Ketenagakerjaan Juanda Optimalkan Perlindungan Bagi Pekerja Jasa Konstruksi Sidoarjo
Hadir dalam FGD ini Kepala BPJS Ketenagakerjaan Surabaya Tanjung Perak Theresia Wahyu Dianti, Ketua Umum KONI Kota Surabaya Hoslih Abdullah beserta jajaran pengurus, dan beberapa ketua/pengurus cabang olahraga (cabor) Kota Surabaya.
Kepala BPJS Ketenagakerjaan Surabaya Tanjung Perak, Theresia Wahyu Dianti, dalam sambutan pembuka mengatakan, para atlet Kota Surabaya, terlebih bagi yang akan berlaga dalam suatu event, harus terlindungi program jaminan sosial BPJS Ketenagakerjaan.
Hal tersebut, lanjut Theresia, berdasarkan Perwali Nomor 87 Tahun 2024 terkait optimalisasi perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan bagi pekerja maupun atlit.
Dikemukakan, selama ini perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan bagi atlet Kota Surabaya telah berjalan dengan baik. Harapannya, kedepan akan lebih baik lagi, baik secara kualitas maupun kuantitasnya.
Secara kualitas, jelas Theresia, terkait kepesertaan aktif sejak persiapan atau jauh hari sebelum pertandingan. Sedangkan secara kuantitas, yakni atlet yang didaftarkan ke BPJS Ketenagakerjaan jumlahnya lebih banyak lagi.
Baca juga: BPJS Ketenagakerjaan Sidoarjo Lindungi Pengurus Masjid Lewat DMI
Dituturkan, perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan atlit terbukti mampu meningkatkan ketenangan dan semangat atlit untuk meraih prestasi. Mereka akan berlatih lebih keras dan berlaga tanpa cemas, karena telah terlindungi jaminan sosial.
"Semangat atlit untuk meraih prestasi tentu harapan kita semua," ucap Theresia. Karena itu, pertemuan ini memiliki tujuan baik, terkait perlindungan jaminan sosial bagi atlit.
Sementara itu, Ketua Umum KONI Kota Surabaya Hoslih Abdullah dalam sambutannya menyampaikan kesiapan para atlit KONI Kota Surabaya dalam mempertahankan gelar juara umum pada Porprov Jawa Timur IX/2025.
Baca juga: BPJS Ketenagakerjaan Sidoarjo Cairkan Santunan Ratusan Juta di Harjasda 167
Disampaikan, sekitar 1.300 atlit KONI Kota Surabaya bakal mengikuti event porprov Jawa Timur IX/2025. Mereka akan didampingi sekitar 300 official yang Selama ini telah berlatih sejak Juli 2024 lalu.
Hoslih membenarkan, selama ini dalam setiap event seperti PON dan kejuaraan lainnya, atlit KONI Kota Surabaya telah didaftarkan ke BPJS Ketenagakerjaan melalui organisasi cabor masing-masingnya.
Hoslih berharap perlindungan program BPJS Ketenagakerjaan juga diberikan pada seluruh atlit KONI Kota Surabaya peserta Porprov Jawa Timur 2025. Dalam event ini, kontingen Surabaya ditargetkan meraih 200 medali emas dan mempertahankan gelar juara umum. gan
Editor : Redaksi