PRINCESA (Realita)- Manajer bandara Puerto Princesa Filipina tewas ditembak; CAAP menyerukan penyelidikan mendesak
Manager pelaksana tugas Bandara Internasional Puerto Princesa, Joanna Jonson-Infante, tewas dalam insiden penembakan di Palawan pada Rabu sore, demikian pernyataan Otoritas Penerbangan Sipil Filipina (CAAP) pada Kamis.
Dalam sebuah pernyataan, CAAP menyatakan "keprihatinan mendalam" atas pembunuhan Infante dan menyerukan kepada pihak berwenang untuk melakukan penyelidikan menyeluruh dan cepat guna menangkap mereka yang berada di balik kejahatan tersebut.
"Doa dan simpati kami menyertai beliau dan orang-orang terkasihnya di masa kritis ini. Kami percaya bahwa pihak penegak hukum akan menindaklanjuti kasus ini dengan segera dan memastikan keadilan ditegakkan," kata Direktur CAAP, Raul del Rosario.
CAAP menyatakan bahwa mereka berkoordinasi erat dengan lembaga penegak hukum setempat dan siap memberikan kerja sama penuh untuk mendukung penyelidikan yang sedang berlangsung.
Dalam pernyataan terpisah, Kantor Kepolisian Kota Puerto Princesa mengatakan insiden penembakan terjadi di Jalan Bayview di Barangay San Pedro sekitar pukul 17.28 pada hari Rabu.
Berdasarkan penyelidikan awal dan rekaman CCTV, Infante sedang berjalan menuju gereja ketika pelaku mendekatinya dari belakang, melepaskan beberapa tembakan, dan melarikan diri dari tempat kejadian.
Korban dilarikan ke rumah sakit tetapi meninggal dunia akibat beberapa luka tembak meskipun telah diberikan perawatan medis darurat.
Kepala Kepolisian Kota Puerto Princesa, Kolonel Polisi Cristine Tabdi, memerintahkan penyelidikan menyeluruh dan peningkatan operasi untuk mengidentifikasi dan menangkap pelaku.
Menurut pihak kepolisian, sebuah gugus tugas investigasi khusus (SITG) telah diaktifkan untuk mengkonsolidasikan upaya dan mempercepat penangkapan pelaku.ah
Editor : Redaksi
URL : https://realita.co/baca-46941-manajer-puerto-princesa-filipina-tewas-ditembak