Brankas Sekolah Dibobol Lagi, SMK Negeri 2 Ponorogo Disatroni Maling Gondol  Rp 66 Juta

PONOROGO (Realita)- Aksi pencurian yang menyasar sekolah negeri kembali terjadi di Ponorogo.

Kali ini, pelaku membobol SMK Negeri 2 Ponorogo, dan merusak sejumlah fasilitas sekolah, termasuk brankas, dengan total kerugian ditaksir mencapai Rp 66 juta.

Peristiwa itu diketahui pada Sabtu (14/2/2026) sekitar pukul 06.00 WIB, saat saksi pelapor mendapati pintu ruang guru dan beberapa ruang kelas dalam kondisi terbuka dan rusak.

Sejumlah ruangan terlihat berantakan, diduga akibat diacak-acak pelaku saat mencari barang berharga.

Pihak sekolah kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Ponorogo. Polisi yang menerima laporan langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

“Mendapati laporan jika SMKN 2 Ponorogo telah dibobol maling, kita langsung menerjunkan anggota (personel kepolisian). Pintu rusak dan ruangan guru dalam keadaan berantakan,” ujar Kapolsek Ponorogo AKP Catur Juli Hermawan.

Dari hasil pemeriksaan awal, polisi mengonfirmasi sejumlah barang hilang, di antaranya dua unit hard disk, satu dompet, serta brankas dalam kondisi rusak. Kerugian materiil ditaksir mencapai Rp 66 juta.

Advertorial

“Saat ini masih dalam proses penyelidikan, kita mengumpulkan sejumlah bukti di lapangan serta memintai keterangan sejumlah saksi guna dapat segera menangkap pelaku,” tandas Catur.

Kasus ini menambah daftar pencurian dengan sasaran sekolah di Ponorogo yang belakangan kembali marak.

Dalam beberapa bulan terakhir, aparat kepolisian setempat mencatat sejumlah sekolah baik SD, SMP, maupun SMK menjadi target pelaku, dengan modus utama membobol ruang guru dan brankas sekolah yang menyimpan dana operasional maupun peralatan elektronik.

Rentetan kejadian tersebut memicu keresahan kalangan guru di Ponorogo. Karena sekolah kini lagi aman khususnya saat malam hari.znl

Editor : Redaksi

Berita Terbaru