Pasca Diresmikan, Ribuan Warga Berobat ke Puskesmas Selur Ponorogo

realita.co
Sejumlah masyarakat Ngrayun saat mengantri layanan kesehatan di Puskesmas Selur.

PONOROGO (Realita)- Puskesmas Selur Kecamatan Ngrayun tampak menjadi angin segar bagi masyarakat Ponorogo yang tinggal di daerah paling Selatan Kota Reog ini. Hal ini terbukti, pasca diresmikan tahun 27 Desember 2024 lalu, ribuan masyarakat di wilayah ini berbondong-bondong berobat ke Fasilitas Layanan Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) yang memiliki fasilitas bak rumah sakit tipe D tersebut.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Ponorogo Dyah Ayu Puspitaningarti mengatakan, selama periode Januari hingga Maret tahun 2025 lalu, sedikitnya ada 2.448 warga yang melakukan perawatan kesehatan di puskesmas ini.

Baca juga: Puskesmas Bakal Miliki Ruangan Khusus Lansia

" Bulan Januari 2025 terdapat 666 pasien rawat jalan, 65 rawat inap. Februari 857 rawat jalan, 51 rawat inap dan Bulan Maret 719 rawat jalan dan 40 rawat inap serta 50 orang Cek Kesehatan Gratis,'' ujarnya, Jumat (11/04/2025).

Baca juga: Resmikan 1 Kelurahan 1 Ambulans, Eri: Jangan Sampai Warga Tak Tertolong karena Ambulans Telat

Ayu menambahkan, guna menjamin kualitas pelayanan kesehatan yang diberikan, Puskesmas Selur memiliki 29 petugas medis, meliputi dua Dokter, Bidan, perawat dan petugas laboratorium.

" 'Keberadaan pukesmas ini membantu masyarakat di daerah terpencil mendapatkan layanan kesehatan yang lebih cepat dan mudah sesuai dengan Program bapak Bupati menjadikan Ponorogo sebagai Kabupaten Kesehatan Hebat,'' tambahnya.

Ayu mengaku Puskesmas Selur sendiri berdiri diatas tanah wakaf keluarga Martoyuwono seluas 5.015 meter persegi. Dengan keberadaan puskesmas ini masyarakat yang tinggal di wilayah Kecamatan Ngrayun yang berjarak 2 jam perjalanan dari Kota Ponorogo, kini lebih cepat mengakses layanan kesehatan. Pun dengan masyarakat yang berada di Kabupaten Trenggalek yang berbatasan dengan Kecamatan Ngrayun.

Baca juga: Simak Jam Operasional Puskesmas dan Labkesda Surabaya selama Libur Lebaran

" Di antaranya Selur, Cepoko, Sendang, Wonodadi dan Temon. Kini lebih dekat untuk mengakses layanan kesehatan. Dahulu hanya ada pondok kesehatan desa (ponkedes). Untuk menuju Puskesmas terdekat masyarakat harus menempuh perjalanan jauh dan medan yang sulit, apalagi ke rumah sakit," pungkasnya. znl

Editor : Redaksi

Politik & Pemerintahan
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru