Dugaan Ijazah Palsu Jokowi, Polisi Fokus ke Fitnah dan Pencemaran Nama Baik

realita.co
Polemik ijazah palsu Jokowi yang tiada akhir. Foto: X Yani

JAKARTA - Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Ade Ary Syam mengatakan, saat membuat laporan polisi tentang kasus ijazahnya, Presiden ke-7 RI, Joko Widodo (Jokowi) menyerahkan sejumlah barang bukti. Adapun di antaranya link video hingga fotokopi dokumen.

"Saat ini ada beberapa barang bukti yang sudah diterima penyidik, antara lain ada satu buah flash disk berisikan 24 link video youtube dan konten pada media sosial X, ada dokumen fotokopi ijazah, ada print out legalisir, dan ada fotokopi cover dari skripsi dan lembar pengesahan," ucap Ade Ary kepada wartawan, Kamis (15/5/2025).

Baca juga: Ari Lasso Kunjungi Jokowi, Netizen: Tanyain Ijazahnya Asli atau Palsu?

Dia menambahkan, seluruh barang bukti tersebut saat ini tengah didalami lebih lanjut dan bakal dilakukan pengujian. Adapun laporan Jokowi sendiri dilakukan pada Rabu, 30 April 2025 lalu di SPKT Polda Metro Jaya.

"Itu merupakan fakta-fakta, barang bukti, dan alat bukti sehingga beberapa barang bukti nanti akan diuji, beberapa alat bukti dikumpulkan, makanya nanti membutuhkan keterangan beberapa ahli," ujarnya.

Baca juga: Saksi Sidang Gugatan Ijazah Jokowi, Bawa Ijazah Fakultas Kehutanan Tahun 1985

Meski begitu, Polda Metro Jaya akan fokus pada dugaan kasus fitnah dan pencemaran nama baik lantaran dugaan tindak pidana yang dilaporkannya berkaitan hal tersebut.

Maka dari itu, ke depan polisi bakal meminta keterangan ahli guna mengungkap fakta ada tidaknya peristiwa dugaan tindak pidana atau tidak dalam laporan tersebut.

Baca juga: Jokowi Belum Tunjukan Ijazahnya Dalam Sidang di PN Surakarta, Ini Alasanya

"Berdasarkan laporan yang disampaikan oleh pelapor atau pun korban, maka yang menjadi objek perkara penanganan kasus ini adalah pernyataan dan pencemaran nama baik melalui media sosial atas tuduhan ijazah palsu S1 milik pelapor kemudian skripsi berikut lembar pengesahan," katanya.new

 

Editor : Redaksi

Politik & Pemerintahan
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru