Pemkot Kediri Luncurkan Program Lapor Mbak Wali 112, Masih Ada ‘Ghost and Prank’

realita.co
Suasana petugas siaga ruang call center Lapor Mbak Wali 112 di Balai Kota Kediri.

KEDIRI (Realita) - Sebagai bentuk nyata menghadirkan pelayanan publik yang tanggap, cepat, dan mudah diakses masyarakat, Pemerintah Kota (Pemkot) Kediri resmi meluncurkan layanan aduan Lapor Mbak Wali 112.

Layanan aduan ini digawangi Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo), program ini telah menerima banyak aduan dari masyarakat.

Baca juga: Semarak Fun Run RS Bhayangkara, Mbak Wali Dorong Gaya Hidup Sehat di Kota Kediri

Plt Kepala Diskominfo Kota Kediri, Chevy Ning Suyudi mengatakan, sebelum dilaunching, Pemkot Kediri sudah melakukan uji coba dan membuka layanan aduan pada awal bulan Mei lalu.

“Ternyata respon masyarakat sangat luar biasa sehingga sejak dibuka sampai hari ini rata-rata kita bisa menerima 406 aduan per hari,” ujarnya, Rabu, 28 Mei 2025.

Selain melalui kanal Lapor Mbak Wali 112, Chevy menjelaskan, masyarakat Kota Kediri juga bisa memanfaatkan kanal aduan lain yang sudah disiapkan, di antaranya chatbot WA di nomor 085142281103 atau melalui media sosial di akun Instagram @LaporMbakWali 112.

Layanan ini menerima berbagai jenis laporan seperti pelayanan publik, kondisi darurat hingga non-darurat.

Untuk kondisi darurat, seperti kebakaran, kecelakaan, gangguan keamanan, hingga kondisi medis yang membutuhkan pertolongan segera.

Baca juga: Dhoho Night Carnival 2025, Sukses Curi Perhatian Publik dan Wisatawan Mancanegara

Sementara untuk non-darurat, seperti permasalahan sampah menumpuk, fasilitas umum rusak, saluran air terganggu, pohon tumbang, maupun keluhan sosial lainnya.

“Panggilan ini gratis bahkan bisa dilakukan meskipun ponsel dalam kondisi terkunci. Masyarakat bisa juga melalui chatbot WA, kemudian dari operator akan meneruskan ke OPD terkait,” tuturnya.

“Tidak usah khawatir karena walaupun melalui WA data pribadi dan nomor pengadu aman,” lanjutnya.

Untuk menindaklanjuti aduan yang masuk, Chevy mengatakan, sinergitas antar OPD selama ini sudah terjalin dengan baik, di mana masing- masing OPD telah memiliki tim penanganan aduan yang siaga 24 jam.

Baca juga: Inagural Flight Bandara Dhoho Kediri Tepat di Hari Pahlawan, Ini Harapan Mbak Wali

“Kami juga sudah membuat grup WA sehingga segala sesuatu bisa dibahas dan diselesaikan di sana. Setiap aduan yang masuk terus kita pantau agar segera diproses OPD terkait. Bahkan hingga selesai diproses pun tetap kita pantau dan harus disertai dengan bukti dukung,” katanya.

Dari total aduan masuk, masih banyak aduan yang bersifat ghost dan prank. Untuk itu, Chevy juga mengimbau kepada masyarakat agar bijak dalam menggunakan layanan aduan ini.

“Untuk masyarakat, mari gunakan layanan ini dengan bijak. Jangan hanya karena ingin coba-coba kemudian melakukan panggilan karena ini bisa mengganggu warga lain yang benar-benar ingin melapor,” pungkasnya. (Kyo)

Editor : Redaksi

Politik & Pemerintahan
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru