Tragis! Berpeluang Raih 4 Gelar, Inter Milan malah Berakhir Nol Trofi Musim Ini

realita.co
Striker Inter Milan, Lautaro Martinez sedih dan dihibur pemain PSG,  Minggu (1/6/2025). Foto: IG Inter

MUNICH (Realita) - Dari peluang meraih 4 gelar juara di musim 2024-2025, Inter Milan terlalu sering kolaps sehingga akhirnya menyudahi kompetisi tanpa mendapatkan satu pun trofi.

Inter bertarung di 4 kompetisi pada 2024-2025 yakni Liga Italia, Coppa Italia, Supercoppa Italiana, dan Liga Champions.

Baca juga: Anak Asuhnya Dibantai 5-0, Inzaghi: Kekalahan Ini Sangat Berat

Tadinya tim asuhan Simone Inzaghi kelihatan berpeluang bagus merealisasikan quadruple winner.

Di Liga Italia, mereka konsisten berada di jalur perebutan scudetto dalam persaingan dengan Napoli.

Di Liga Champions, La Beneamata dengan meyakinkan menyelesaikan fase liga sebagai tim terbaik ke-4 di Eropa.

Namun, mulai pergantian tahun, satu demi satu peluang juara Inter hilang gara-gara mereka kolaps.

Diawali di Supercoppa Italia pada 6 Januari 2025.

I Nerazzurri sudah di ambang menjadi kampiun karena telah memimpin 2-0 atas AC Milan sampai awal babak kedua.

Akan tetapi, mereka kemudian kebobolan 3 kali dalam selang waktu sekitar 40 menit di sisa babak kedua.

Inter berbalik kalah 2-3 dengan Milan mencetak gol penentu kemenangan di menit ke-90+3.

Baca Juga: Hasil Final Liga Champions - Pemain Bocah Bersinar, PSG Juara usai Bantai Inter Milan

Trofi kedua yang lepas dari tangan Lautaro Martinez dkk. adalah Coppa Italia.

Inter sudah mendapatkan hasil bagus dengan menahan tuan rumah Milan 1-1 di leg pertama semifinal.

Namun, pada leg kedua, 23 April 2025, Inter tampil sangat buruk dan digasak Milan 0-3 sehingga gagal lolos ke final.

Berikutnya di Liga Italia, Inter Milan kolaps di pekan ke-37, 18 Mei 2025.

Baca juga: Gunduli Inter Milan 5-0, PSG Juara Liga Champions

Mereka sudah unggul 2-1 atas Lazio sementara Napoli imbang 0-0 melawan Parma.

Kalau hasil itu bertahan, Inter akan mengambil alih puncak klasemen sehingga memegang kendali dalam perebutan scudetto.

Kemenangan di depan mata itu lenyap setelah Tim Biru Hitam kebobolan lewat penalti di menit ke-90.

Hasil 2-2 membuat Inter tetap berada di peringkat 2.

Akhirnya Napoli yang menjadi juara dengan selisih hanya 1 poin setelah kedua tim sama-sama menang di pekan terakhir.

Liga Champions menjadi harapan yang tersisa bagi Inter untuk meraih trofi musim ini.

Namun, di laga final pada Minggu (1/6/2025) dini hari WIB, Nerazzurri lagi-lagi kolaps dengan memberikan performa yang tidak disangka-sangka dalam konotasi negatif.

Baca juga: Pemain Fiorentina Edoardo Bove Mendadak Pingsan, Laga Lawan Inter Milan Dihentikan

Tampil sangat buruk sepanjang laga, Inter kalah 0-4 dari PSG.

Sebelumnya di fase knock-out, Inter tak terkalahkan bahkan saat menghadapi 2 klub jagoan: Bayern Muenchen dan Barcelona.

Sekalinya kalah, Inter Milan mengalami pembantaian di Muenchen.

Kebiasaan Inter kolaps sebetulnya sudah terlihat sepanjang musim.

Di Liga Italia, selain waktu melawan Lazio, La Beneamata tercatat kehilangan poin gara-gara kebobolan di menit-menit terakhir saat melawan Genoa, Milan, Juventus, dan Napoli.

Inter mungkin tidak perlu bersaing ketat dengan Napoli dalam perebutan gelar juara kalau saja bisa menjaga skor dalam petandingan-pertandingan itu.

Kini dari tim yang berpeluang meraih quadruple, Inter Milan harus mengakhiri musim 2024-2025 tanpa mendapatkan apa-apa.spo

Editor : Redaksi

Politik & Pemerintahan
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru