Gensobo Farm, Upaya Gali Potensi Gen Z Kota Kediri

realita.co
Wali Kota Kediri, Vinanda Prameswati saat meresmikan agrowisata petik melon di Kelurahan Burengan, Kecamatan Pesantren.

KEDIRI (Realita) - Wali Kota Kediri, Vinanda Prameswati meresmikan agrowisata petik melon hidroponik subtrat di Kelurahan Burengan, Kecamatan Pesantren, Sabtu, 5 Juli 2025.

Dalam peresmian ini, Wali Kota Kediri mengapresiasi Gensobo Farm mengingat kagiatan ini sejalan dengan Progran Asta Cita Presiden RI, Prabowo Subianto dalam hal ketahanan pangan.

Baca juga: Kota Kediri Promosikan Tenun Ikat dan Pariwisata di Ajang JOGJA TIIT-SMEE EXPO 2025

“Kami berharap, ke depannya tidak hanya di sini (Kelurahan Burengan.red) tapi juga di kelurahan lainnya,” tutur Wali Kota Kediri.

“Selain sejalan dengan program Bapak Presiden, ini juga sejalan dengan Visi Misi Kota Kediri yakni City Tourism,” imbuhnya.

Tak hanya itu, Wali Kota Kediri juga berharap warga sekitar juga memanfaatkan lahan yang ada untuk menanam tanaman pangan.

Sementara itu, Abdurrahman Tasidjawa, Pembina Gensobo Farm mengatakan, kelompok ini dibentuk berawal dari kekhawatiran mengenai generasi muda.

Pasalnya, generasi muda saat ini lebih banyak berinteraksi dengan gawai dari pada bersosialisasi secara langsung.

Setidaknya ada 37 pemuda, mulai rentang usia Sekolah Menengah Pertama (SMP) hingga mahasiswa yang tergabung di Gensobo Farm.

Baca juga: Kota Kediri Tampil di Jogja City Expo 2025, Kenalkan Tenun Ikat dan Potensi Wisata

“Ada juga yang sudah kerja, jadi kami ingin mengembangkan kemandirian dan potensi pemuda,” ujarnya.

Menurut Abdurrahman, selain di bidang pertanian, para pemuda diberikan pelatihan dan pembekalan sesuai dengan minat dan bakat masing-masing.

“Untuk green house juga kami berikan pendampingan, selain itu kami juga berharap pemuda-pemuda ini dapat berkecimpung di perdagangan, on line shop, dan lain sebagainya,” tuturnya.

“Kami berusaha, tidak hanya pemuda di sekitar tapi juga seluruh pemuda di Kelurahan Burengan dapat mandiri dan memiliki usaha yang bermanfaat,” imbuhnya.

Baca juga: Mbak Wali Genjot Kinerja BUMD, Tegaskan Inovasi dan Layanan Prima untuk Tingkatkan PAD

Sebagai informasi, untuj jenis melon ada dua, yaitu melon alisha dan ithanon yang ditanam dalam green house memiliki luas lahan 12 kali 25 meter dengan 800 populasi melon.

Mengenai bibit, pengelola Gensobo Farm memilih mendatangkan dari beberapa daerah, salah satunya Blitar.

Untuk perawatan tanaman dan green house, pembina Gensobo Farm juga berkoordinasi dengan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Kediri dan DPW Litbang, Pangan, dan Lingkungan LDII. (Kyo)

Editor : Redaksi

Politik & Pemerintahan
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru