PEKAN MASAT (Realita)- Insiden berdarah mengguncang kawasan Pekan Masat, Kelurahan Masat, Kecamatan Pino, Kabupaten Bengkulu Selatan. Seorang pedagang bubuk kopi bernama Top (36), warga Jalan Sersan M. Taha, Ketapang Besar, Kecamatan Pasar Manna, menjadi korban pembacokan brutal oleh orang tak dikenal.
Kejadian bermula sekitar pukul 06.00 WIB saat korban tiba di lokasi untuk mulai berjualan. Sekitar setengah jam kemudian, seorang pria yang belum diketahui identitasnya menghampiri korban dan secara tiba-tiba mengeluarkan sebilah parang dari balik bajunya.
Baca juga: Diduga Depresi, Pria Asal Situbondo Bacok Istri dan Tetangganya
Tanpa banyak bicara, pelaku langsung mengayunkan senjata tajam tersebut ke arah kepala korban, baik bagian belakang maupun depan, hingga korban bersimbah darah.
Warga yang melihat kejadian itu langsung memberikan pertolongan. Korban yang mengalami luka serius di bagian wajah dan kepala segera dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis. Pelaku diketahui melarikan diri usai melakukan aksinya, dibantu oleh seorang temannya yang telah menunggu di area parkir.
Kapolres Bengkulu Selatan, AKBP Awilzan, S.I.K., M.H., melalui Kapolsek Pino, Iptu Andi, membenarkan adanya insiden tersebut dan menyatakan bahwa pelaku saat ini masih dalam pengejaran.
Baca juga: Seorang Pria Tewas Akibat Luka Bacok dan Tikaman di Kompleks Pelabuhan
“Pelaku sedang kami buru. Untuk motif pembacokan masih kami dalami. Kami minta masyarakat tetap tenang dan memberi informasi jika mengetahui keberadaan pelaku,” ujar Iptu Andi.
Peristiwa ini menggegerkan warga setempat dan menjadi perhatian serius aparat penegak hukum. Polisi tengah mengumpulkan keterangan saksi untuk mengungkap latar belakang kejadian tersebut.
Baca juga: Polisi Tangani Kasus Pemalangan-Pembacokan di Kudamati
Editor : Redaksi