UTTAR (Realita)- Seorang pria melawan macan tutul dengan tangan kosong di tempat pembakaran batu bata di desa Jugnupur di bawah wilayah hutan Dhaurahara di Lakhimpur Kheri, Uttar Pradesh, India pada hari Selasa, mengalami luka-luka sebelum penduduk desa menyelamatkannya.
Macan tutul itu juga melukai empat orang lainnya, termasuk petugas kehutanan dan seorang polisi, yang mencoba menyelamatkannya sebelum macan tutul itu dibius dan ditangkap.
Baca juga: Pipis di Tepi Hutan, Sopir Truk Diserang Macan Tutul
Macan tutul itu bersembunyi di dalam cerobong asap tungku pembakaran saat menyerang Mihilal, 35 tahun, warga Girdhari Purwa. Mihilal melawan serangan itu selama beberapa menit hingga penduduk desa yang bekerja di ladang terdekat melemparkan batu bata dan batu ke arah binatang itu, memaksanya melarikan diri ke perkebunan pisang.
Penduduk desa memberi tahu petugas kehutanan Nripendra Chaturvedi, yang datang bersama tim departemen kehutanan yang membawa jaring. Saat mereka mendekati ladang pisang, macan tutul itu melancarkan serangan lagi, melukai petugas kehutanan Rajesh Kumar Dixit, penjaga hutan Chaturvedi, dan polisi PRV Ram Sajeevan, serta penduduk setempat, Iqbal Khan.
Semua korban luka dibawa ke CHC Dhaurahara. Bersama Mihilal, Iqbal Khan dan Dixit dirujuk ke Lakhimpur. Chaturvedi dan polisi, yang mengalami luka ringan, dipulangkan setelah mendapat perawatan.
Inspektur yang bertugas Suresh Kumar Mishra dan CO Shamsher Bahadur Singh tiba bersama tim polisi. Sejumlah besar penduduk desa berkumpul di sekitar area tersebut sementara petugas kehutanan melanjutkan operasi. Akhirnya, macan tutul tersebut berhasil dibius dan ditangkap. Chaturvedi berkata,
"Serangan macan tutul tersebut melukai empat hingga lima orang, termasuk anggota tim kehutanan. Macan tutul tersebut berhasil dibius dan ditangkap."pr
Editor : Redaksi