Bupati Subandi Sidak Tiga Rumah Tidak Layak Huni di Sidoarjo dan Porong

realita.co
Inspeksi mendadak (sidak) 3 rumah warga yang kondisinya memprihatinkan.

SIDOARJO (Realita) — Bupati Sidoarjo, Subandi bersama Kepala Dinas Sosial Kabupaten Sidoarjo, Misbahul Munir, Dandim 0816 Sidoarjo, Letkol Inf. Dedyk Wahyu Widodo, BAZNAS Sidoarjo, serta perangkat desa terkait, melakukan inspeksi mendadak (sidak) 3 rumah warga yang kondisinya memprihatinkan.

Diantaranya, rumah milik Munjiati (66) janda ditinggal mati suaminya yang merupakan mantan pamong (mudin) di Kelurahan Sidokumpul, Kecamatan Sidoarjo. Selama 26 tahun mengabdi, belum tersentuh bantuan sama sekali.

Baca juga: Ribuan ASN Sidoarjo Teguhkan Komitmen Bangun Daerah pada Apel Akbar 2026

Selanjutnya rumah Madekan yang merupakan seorang tukang becak. Terakhir, rumah pasangan Suwandi dan Enny Marzuqo di Kelurahan Porong, Kec. Porong.

Dalam kunjungan tersebut, Subandi melihat langsung kondisi rumah warga yang tidak layak huni. Dinding yang lapuk dan retak, atap bocor parah, hingga rumah yang nyaris ambruk jauh dari kata layak. Subandi menyampaikan keprihatinannya dan langsung memerintahkan dinas terkait serta BAZNAS untuk segera menindaklanjuti.

“Kondisi seperti ini tidak boleh dibiarkan. Pemerintah harus hadir dan bergerak cepat. Tiga rumah ini akan segera masuk dalam program rumah tidak layak huni (RTLH) agar layak, aman, dan nyaman untuk ditempati,” tegas Subandi usai acara sidak di Kelurahan Sidokumpul, Sidoarjo.

Menurutnya, RTLH bukan sekadar memperbaiki bangunan, tetapi sebagai bentuk kepedulian pemerintah kepada masyarakat kecil agar mereka hidup lebih sehat dan sejahtera.

Subandi juga menyampaikan bahwa proses verifikasi teknis akan segera dilakukan agar pelaksanaan pembangunan bisa dimulai secepatnya.

Baca juga: Atasi Banjir Secara Terpadu, Pemkab Sidoarjo Matangkan Masterplan Penataan Kota

“Kita akan berkoordinasi dengan Dinas Sosial, dan camat setempat untuk mempercepat proses ini. Harapannya, secepatnya rumah dibedah dan bisa ditempati dengan baik,” ucapnya.

Subandi juga menegaskan bahwa Pemkab Sidoarjo tidak tinggal diam terhadap kondisi warganya yang kurang mampu.

“Kita ingin semua warga Sidoarjo merasakan kehadiran pemerintah dalam kehidupan mereka sehari-hari,” pungkasnya.

Baca juga: Proyek Rumah Pompa Kedungpeluk Mengalami Deviasi 46 Persen

Warga penerima bantuan merasa sangat bersyukur dan terharu atas perhatian pemerintah daerah.

“Saya tidak menyangka rumah saya bisa direnovasi. Sudah lama saya tinggal di rumah ini dengan kondisi yang seadanya. Terima kasih banyak kepada Pak Bupati dan Pemerintah Sidoarjo,” ucap Munjiati sambil menitikkan air mata.

“Ini seperti mimpi. Selama ini kami hanya bisa berharap, sekarang akhirnya ada harapan. Semoga bantuan ini membawa keberkahan untuk semua,” kata Enny. (Yu/@kbar)

Editor : Redaksi

Politik & Pemerintahan
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru