PONOROGO (Realita)- Dinas Kesehatan Kabupaten Ponorogo memberikan apresiasi tinggi terhadap peran para pengemudi Ambulans Desa Siaga (ADS) yang dinilai sebagai ujung tombak layanan kesehatan darurat di tingkat desa.
Hal ini disampaikan langsung oleh Kepala Dinkes Ponorogo, Dyah Ayu Puspitaningarti, saat membuka kegiatan silaturahmi dan kopdar 150 anggota Paguyuban Driver ADS di kawasan wisata Jembatan Pelangi, Desa Biting, Kecamatan Badegan, Minggu (27/7/2025).
Baca juga: Anggaran Puluhan Miliar Rupiah, Perbaikan Jalan Baik di Ponorogo Hanya Bertambah 2,5 Hingga 4 Persen
Menurut Dyah Ayu, kehadiran ambulans desa bukan sekadar alat transportasi medis, melainkan cerminan kesiapsiagaan desa dalam memberikan layanan cepat tanggap, terutama saat terjadi kondisi darurat.
“Kehadiran Ambulans Desa Siaga bukan sekadar kendaraan, tetapi menjadi simbol cepat tanggapnya desa dalam urusan nyawa,” ujarnya.
Baca juga: Usut Korupsi Tunjangan Perumahan DPRD Ponorogo, Jaksa Akui Sosok "S" Dominan
Ia menambahkan, Dinas Kesehatan memandang penting keberadaan para driver ADS sebagai mitra strategis dalam memperluas jangkauan pelayanan kesehatan, khususnya di wilayah-wilayah pelosok yang sulit dijangkau fasilitas medis.
“Mereka adalah garda terdepan saat warga membutuhkan akses cepat menuju fasilitas kesehatan. Kecepatan dan kedisiplinan mereka sangat menentukan hasil layanan,” imbuhnya.
Baca juga: Dugaan Korupsi Tunjangan Perumahan DPRD Ponorogo, Sekwan dan BPPKAD Diperiksa
Selain sebagai ajang silaturahmi, kegiatan ini juga menjadi sarana konsolidasi dan penyamaan visi antara Dinkes dan para relawan ADS dalam meningkatkan kualitas layanan darurat tingkat desa. Dinkes Ponorogo pun berkomitmen untuk terus memperkuat sinergi dengan Paguyuban Driver ADS sebagai bagian dari upaya mewujudkan sistem kesehatan yang inklusif dan responsif di Ponorogo.znl
Editor : Redaksi