Volume 3.0 Pushbike Championship Piala Wali Kota Kediri

597 Riders Cilik Adu Kecepatan di Bhumi Panji Kertapati

realita.co
Wali Kota Kediri, Gus Qowim menerima Piala Bhumi Panji Kertapati Volume 3.0 Pushbike Championship Piala Wali Kota Kediri dari panitia. (Foto: Oky)

KEDIRI (Realita) - Wakil Wali Kota Kediri, Qowimuddin Thoha membuka gelaran Bhumi Panji Kertapati Volume 3.0 Pushbike Championship Piala Wali Kota Kediri, Sabtu, 2 Agustus 2025.

Venue yang dipilih untuk menyelenggarakan event ini yaitu GOR Jayabaya, pertandinganpun dipenuhi tawa dan sorak sorai.

Baca juga: Kota Kediri Promosikan Tenun Ikat dan Pariwisata di Ajang JOGJA TIIT-SMEE EXPO 2025

Ratusan anak-anak berhelm lucu dengan sepeda kecil tanpa pedal beradu cepat di arena lomba.

Gus Qowim, sapaan akrab Wakil Wali Kota Kediri mengucapkan selamat datang kepada seluruh peserta.

“Kompetisi ini diikuti oleh riders cilik dari berbagai daerah yang ada di Indonesia. Tercatat ada 597 riders dari 47 Kota/Kabupaten yang ikut bergabung," ujarnya.

Gus Qowim turut mengapresiasi antusiasme seluruh riders cilik dan para orang tua yang ikut serta dalam kejuaraan ini.

Di mana kompetisi ini untuk memperingati Hari Jadi Kota Kediri ke-1.146 dengan tema Kolaborasi Menuju Kota Kediri MAPAN.

Tema ini merefleksikan bahwa menuju sebuah tujuan mulia perlu adanya gotong-royong dan saling dukung dari seluruh komponen masyarakat. Khususnya para orang tua.

Sebagai komunitas kecil di masyarakat, keluarga memiliki peran penting dan kontribusi terbesar dalam tumbuh kembang anak-anak.

Apapun yang telah dipersiapkan baik pembelajaran, pengasuhan, hingga asupan akan mempengaruhi seberapa kuat dan tangguh anak-anak ke depannya.

“Saya sampaikan apresiasi dan salut kepada seluruh orang tua. Bapak Ibu telah membimbing, mendampingi, dan memfasilitasi anak-anak dalam kegiatan positif seperti pushbike ini," tuturnya.

Baca juga: Kota Kediri Tampil di Jogja City Expo 2025, Kenalkan Tenun Ikat dan Potensi Wisata

Gus Qowim menjelaskan, olahraga ini banyak manfaatnya bagi fisik maupun mental anak-anak.

Motorik kasarnya terlatih, karakter kompetitif yang suportif juga terbentuk. Selain itu, akhirnya energi anak-anak yang begitu besar dapat tersalur dengan kegiatan yang positif.

“Selamat bertanding untuk anak-anakku tercinta. Berikan yang terbaik dan ingat menang kalah adalah hal yang biasa. Anggap kompetisi ini juga sebagai hiburan seru dan tambah teman," pungkasnya.

Di sisi lain, Kepala Disbudparpora, Zachrie Achmad mengatakan, para riders yang ikut dalam kompetisi ini, berasal dari Jawa, Bali, Sumatera, Kalimantan dan Sulawesi.

Kegiatan ini memperingati Hari Jadi Kota Kediri ke-1.146 dan meningkatkan kunjungan wisata ke Kota Kediri.

Baca juga: Mbak Wali Genjot Kinerja BUMD, Tegaskan Inovasi dan Layanan Prima untuk Tingkatkan PAD

Kompetisi ini bertema Bhumi Panji Kertapati, yang dimaksudkan bahwa Kota Kediri ini merupakan bumi panji. Karena memang cerita panji ini berasal dari Kota Kediri.

Sebamyak 597 riders cilik ini belaga dalam 14 kelas. Mulai usia minimal 2 tahun hingga maksimal usia 10 tahun.

“Harapannya kegiatan ini dapat mendatangkan tamu untuk menikmati keramahan Kota Kediri. Pushbike ini biasa disebut juga dengan balance bike,” ujarnya.

“Olahraga melatih meningkatkan ketangkasan, keseimbangan, dan responsibilitas terhadap tantangan-tantangan yang akan dilaluinya," imbuhnya.

Pada kesempatan ini, Gus Qowim menerima Piala Bhumi Panji Kertapati Volume 3.0 Pushbike Championship Piala Wali Kota Kediri dari panitia. (ADV/Diskominfo/Kyo)

Editor : Redaksi

Politik & Pemerintahan
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru