Ini Hasil Autopsi Remaja Simalungun yang Meninggal dengan Tangan Terikat dan Kepala Terbungkus Plastik

realita.co
Warga berkerumun di lokasi kejadian. Foto: Ulun

SIMALUNGUN (Realita)- Hasil autopsi jenazah pelajar FS, 15 tahun asal Perdagangan, Kabupaten Simalungun yang ditemukan tidak bernyawa dengan kepala terbungkus plastik di kamar rumahnya mengungkap korban meninggal dunia kurang lebih 48 jam lamanya.

Autopsi dilakukan tim forensik RSUD Djasamen Saragih Kota Pematangsiantar pada Kamis (7/8/2025) pukul 01.00 WIB setelah jenazah tiba Rabu (6/8/2025) malam.

Baca juga: Dikira Boneka, Mayat Ditemukan di Aliran Sungai Ciputri 

Dokter forensik, dokter Joko Siringoringo yang menangani pemeriksaan jenazah FS, menyatakan pada tubuh pelajar itu tidak ditemukan adanya luka-luka. Selain itu, menunjukkan indikasi kuat tidak adanya bentuk kekerasan atau penganiayaan.

"Lama kematian korban 48 jam, atau sekitar dua hari. Tidak ada ditemukan tanda-tanda kekerasan," ujar Joko yang dikonfirmasi mistar, Jumat (8/8/2025).

Dikatakan Joko, selain tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan. Tim forensik yang melakukan pemeriksaan terhadap jenazah pelajar itu pun juga mengambil beberapa sampel untuk dilakukan pengujian.

Baca juga: Mayat Pria Terduga Pelaku Bunuh Diri di Jembatan Cangar Dievakuasi Tim Polres Batu

"Dan beberapa sampel pada tubuh korban sudah diambil untuk dilakukan pengujian lagi ke laboratorium forensik," ujar Joko.

Sementara itu, dengan adanya rembesan yang diduga darah pada sekitar tubuh jenazah itu pun bukan disebabkan adanya kekerasan. Hal itu disebabkan proses pembusukan. "Itu rembesan cairan dari proses dekomposisi atau pembusukan," tuturnya.

Baca juga: Pria Ditemukan Tewas Terikat dengan Kepala Tertutup Plastik

Polres Simalungun masih melakukan penyelidikan terkait temuan mayat berinisial FS, warga Jalan Veteran, Kelurahan Perdagangan I, Kecamatan Bandar, Kabupaten Simalungun itu. Korban ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa di kamar rumahnya, pada Rabu (6/8/2025).

Kasat Reskrim Polres Simalungun, AKP Herison Manulang mengatakan dari hasil pengecekan yang dilakukan, FS telah benar-benar meninggal dunia dengan keadaan tangan terikat dan wajah tertutup plastik dan tubuh dalam posisi telentang.lun

Editor : Redaksi

Politik & Pemerintahan
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru