Warga Bagendung Cilegon Keluhkan Tidak Mendapat Obat di RS Kurnia

realita.co
Rumah Sakit (RS) Kurnia.

CILEGON (Realita ) – Seorang warga Link Curug, kelurahan Begendung, Kecamatan Cilegon, mengeluhkan pelayanan Rumah Sakit (RS) Kurnia yang diduga tidak diberikan obat kepada pasien saat berobat. Kasus ini disampaikan oleh Jubaidi, suami dari pasien berinisial Y, pada Senin (25/8/2025).

Menurut Jubaidi, istrinya datang berobat ke RS Kurnia namun tidak mendapatkan obat setelah pemeriksaan dokter. Ia menuturkan, pihak rumah sakit menyampaikan bahwa obat hanya diberikan bagi pasien rawat inap.

“Setelah pemeriksaan, tidak dikasih obat. Dokter bilang sekarang BPJS hanya untuk rawat inap, kalau tidak rawat inap tidak diberikan obat,” ujar Jubaidi dengan nada heran saat ditemui.

Pada hari yang sama, media mencoba mengonfirmasi hal tersebut kepada pihak RS Kurnia. Melalui pesan WhatsApp, Humas RS Kurnia, Rizqi, tidak memberikan penjelasan resmi. Ia hanya meminta kontak pasien untuk dijadwalkan pertemuan langsung.

“Mohon maaf pak, apakah bisa kami minta nomor pasien yang dimaksud? Nomor yang tercatat di kami ternyata tidak aktif setelah kami coba hubungi. Kami ingin konfirmasi langsung kepada pasiennya untuk dibuatkan janji temu,” jawab Rizqi.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, pasien berinisial Y awalnya mengalami sakit pada bagian perut. Setelah menjalani pemeriksaan di salah satu klinik, kondisinya tidak kunjung membaik sehingga akhirnya dibawa ke RS Kurnia pada Senin (25/8/2025).

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari manajemen RS Kurnia terkait alasan tidak diberikannya obat bagi pasien yang memiliki Askes (Asusransi kesehatan).fauzi

Editor : Redaksi

Politik & Pemerintahan
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru