Raffi Ahmad Ramai Disebut Masuk Bursa Menteri

realita.co
Raffi Ahmad dan Nagita. Foto: dok Setpres

JAKARTA (Realita) – Nama artis sekaligus pengusaha Raffi Ahmad kembali menjadi perbincangan publik usai disebut-sebut masuk dalam bursa calon menteri di kabinet baru pemerintahan.

Isu ini mencuat setelah sejumlah pengamat politik dan tokoh publik menilai Raffi memiliki pengaruh besar di kalangan generasi muda serta kemampuan manajerial dari bisnis hiburan dan investasinya.

Baca juga: LHKPN Raffi Ahmad Capai Rp1 Triliun: Intip Total Kekayaan dan Asetnya yang Fantastis

Meski begitu, hingga kini belum ada pernyataan resmi dari pihak pemerintah maupun tim transisi mengenai kebenaran kabar tersebut. Isu ini masih sebatas wacana politik yang berkembang di ruang publik, terutama di media sosial.

Menanggapi kabar tersebut, Raffi Ahmad menyatakan dirinya menghormati segala aspirasi masyarakat, namun menegaskan bahwa ia tetap fokus menjalankan perannya sebagai entertainer sekaligus pengusaha.

Dalam pernyataannya, Raffi mengatakan dirinya tidak menutup kemungkinan untuk berkontribusi lebih besar bagi bangsa, tetapi semua keputusan tetap berada di tangan presiden.

Baca juga: Bahas Pembinaan Generasi Muda, Raffi Ahmad Temui Habib Rizieq

“Saya hanyalah rakyat biasa, entertainer yang ingin bermanfaat. Kalau memang dipercaya, saya akan siap berkontribusi untuk negeri. Tapi sekarang saya tetap fokus kerja dan berkarya,” ujar Raffi.

Sementara itu, respons publik pun terbelah. Sebagian mendukung dengan alasan Raffi bisa mewakili suara anak muda dan membawa warna baru di dunia politik.

Baca juga: Tawari Sule Jadi Wakil Wali Kota, Said Didu Tuding Raffi Ahmad Makelar Pejabat

Namun, tak sedikit pula yang meragukan kapasitasnya, menilai posisi menteri membutuhkan pengalaman birokrasi dan pemahaman mendalam soal tata kelola pemerintahan.

Hingga kini, isu ini masih dalam tahap spekulasi. Pemerintah belum memberikan keterangan resmi terkait susunan kabinet, sementara publik terus menunggu apakah nama Raffi Ahmad benar-benar akan dipertimbangkan atau sekadar wacana politik belaka.mag

Editor : Redaksi

Politik & Pemerintahan
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru