PONOROGO (Realita)- Warga Kecamatan Bungkal resah belakangan ini. Hal ini menyusul beredarnya Roti Menu Bergizi Gratis (MBG) yang tidak layak dikonsumsi karena berjamur.
Kejadian ini diungkap oleh akun tiktok @Dee yang mengaku sebagai salah satu wali murid salah sekolah setingkat TK (Taman Kanak-Kanak) yang ada di Desa Bediwetan Kecamatan Bungkal. Ia mengaku, pada hari Senin ( 23/02/2026) lalu, anaknya menerima menu MBG berupa makanan kering untuk tiga hari, diantaranya adalah roti. Namun setelah di teliti ternyata roti tersebut sudah dalam kondisi jamuran.
“ Untung tidak dimakan. Saat saya lihat sudah Jamuran karena ada noda-noda hitam di roti,” ujarnya tanpa menyebut nama aslinya, Kamis (26/02/2026).
Wanita muda ini juga mengungkapkan, sedikitnya ada 34 siswa di sekolah ini yang menerima menu serupa dari SPPG yang ada di wilayah ini.
“Yang ngomong jamuran ada 3 orang. Karena tahunya sudah malam. Ada juga yang dibuang. Ada yang dikasih ayam. Mungkin ada juga yang ikut kemakan karena gak tahu,” tambahnya.
Kendati sudah diganti dengan roti yang lebih layak konsumsi. Namun sejumlah wali murid disekolah ini mengaku resah dengan kualitas makanan yang diberikan. Ia meminta SPPG terkait untuk lebih memperhatikan kualitas makanan yang diberikan ke anak-anak.
“ Sudah diganti yang baru besoknya. Tapi ya itu kami resah takut kejadian ini terulang lagi,” ungkapnya.
Hingga berita ini di terbitkan pihak SPPG terkait belum bisa dikonfirmasi. znl
Editor : Redaksi
URL : https://realita.co/baca-47095-waduh-roti-mbg-jamuran-wali-murid-di-ponorogo-resah