Kerusuhan di Yalimo Papua Pegunungan, 3 Orang Tewas

realita.co
Petugas saat mengevakuasi mayat korban. Foto: humas

YALIMO (Realita)- Kerusuhan yang diduga dipicu isu ujaran kebencian terkait suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA) pecah di Yalimo, Papua Pegunungan. Kerusuhan itu menyebabkan tiga orang tewas.

Kamis (18/9/2025), korban tewas itu adalah anak bernama Sadrak Yahame yang tewas kena tembak serta Nasid Daeng Mappa (44) dan anaknya, Arsya Dafa (9), yang tewas terbakar di dalam mobil.

Baca juga: Dua Warga Sipil Tewas Dibunuh OTK di Yahukimo, Satu Keluarga Jadi Korban Penyerangan

"Nasir Daeng Mappa dan anaknya, Arsya Dafa, meninggal dunia karena terbakar di dalam mobil. Sementara Sadrak Yohame tewas tertembak," kata Kepala Operasi Damai Cartenz Brigjen Faizal Ramadhani.

Dia mengatakan seorang bocah lain, Atifa (10), menderita luka sayatan di leher dan kini sedang menjalani perawatan medis. Selain warga sipil, tiga personel TNI AD Satgas Maleo Kopassus mengalami luka karena dipanah.

Baca juga: TNI Berhasil Kuasai Markas OPM Purom Okiman Wenda, Pelaku Serangan Kapolda Papua 2012

Wakil Kepala Operasi Damai Cartenz Kombes Adarma Sinaga mengatakan sejumlah polisi juga terluka. Polisi yang terluka sedang dirawat.

Kerusuhan pecah di Distrik Elelim, Kabupaten Yalimo, pada Selasa (16/9), sekitar pukul 07.00 WIT. Kerusuhan itu diduga dipicu ujaran kebencian yang melibatkan siswa di SMAN 1 Yalimo.ha

Baca juga: 18 Anggota OPM di Intan Jaya Dikabarkan Tewas dalam Kontak Tembak

 

 

Editor : Redaksi

Politik & Pemerintahan
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru