Seleksi Sekda Ponorogo, 5 Kandidat Hadapi Pansel Pemprov Jatim Pekan Depan

Advertorial

PONOROGO (Realita)- Proses pengisian jabatan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Ponorogo memasuki fase krusial. Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Ponorogo, Lisdyarita, mengonfirmasi bahwa lima pejabat eselon dua di lingkungan Pemerintah Kabupaten Ponorogo telah mendaftarkan diri untuk mengikuti seleksi terbuka (open bidding).

Kelima kandidat tersebut kini bersiap menghadapi proses seleksi yang akan dilakukan langsung oleh Panitia Seleksi (Pansel) dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur di Surabaya mulai pekan depan. 

Plt Bupati Lisdyarita mengungkapkan bahwa meski proses pendaftaran sempat menemui kendala administratif, antusiasme Aparatur Sipil Negara (ASN) di Ponorogo tetap tinggi. Dari hasil penjaringan, terdapat lima nama yang telah resmi masuk dalam bursa calon orang nomor satu di birokrasi Ponorogo tersebut.

"Alhamdulillah teman-teman kemarin ada lima yang sudah mendaftar, ada Bu Dewi, Pak Masun, Pak Hendri, lalu ada Pak Imam Basori, dan Pak Ugin," ujar Lisdyarita, Selasa (03/03/2026).

Kelima kandidat yakni: 

* Masun (Kepala Pelaksana BPBD Ponorogo)
 * Henry Indrawardhana (Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana)
 * Imam Basori (Inspektorat)
 * Agus Sugiarto (Kepala BPPKAD sekaligus Plh Sekda Ponorogo)
 * Dewi Wuri Handayani (Asisten Administrasi Umum Setda Pemkab Ponorogo)

Merupakan pejabat senior yang telah memenuhi kualifikasi persyaratan manajerial dan kepangkatan sesuai standar yang ditetapkan oleh Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM).

Lisdyarita menegaskan bahwa seluruh proses teknis penilaian akan diserahkan sepenuhnya kepada Panitia Seleksi dari Pemprov Jatim untuk menjaga transparansi dan objektivitas. Tahapan krusial berupa wawancara akhir dan pemaparan visi-misi dijadwalkan berlangsung pada pertengahan Maret mendatang.

"Prosesnya nanti di Provinsi. Insyaallah tanggal 11-12 (Maret), mereka nanti ketemu dengan Pansel," lanjutnya.

Sesuai jadwal yang dirilis BKPSDM Ponorogo, para peserta yang lolos seleksi administrasi akan mengikuti serangkaian tes intensif di Surabaya, meliputi: Seleksi Kompetensi (Assessment) Manajerial, Penulisan Makalah, Wawancara Akhir dan Pemaparan Visi-Misi.

Jabatan Sekda Ponorogo sendiri menjadi posisi strategis yang sangat dinantikan kepastiannya mengingat posisi ini sempat kosong cukup lama dan hanya diisi oleh pelaksana tugas. Pemilihan melalui mekanisme seleksi terbuka ini diharapkan mampu melahirkan sosok yang tidak hanya kompeten secara teknis, tetapi juga memiliki integritas tinggi.


Lisdyarita berharap proses di tingkat provinsi nanti berjalan lancar sehingga Ponorogo segera memiliki Sekda definitif yang baru.

"Moga-moga kita mendapatkan Sekda yang baik dari yang terbaik," pungkasnya.

Nantinya, setelah rangkaian tes di Pemprov Jatim selesai, Pansel akan merekomendasikan tiga nama terbaik kepada Gubernur Jatim untuk dipilih satu nama yang akan dilantik secara resmi sebagai Sekretaris Daerah Ponorogo. znl

Editor : Redaksi

Berita Terbaru