Kerja Bakti, Warga Heboh Temukan Mayat Pria Terapung di Saluran Air

realita.co

BANDUNG (Realita)- Warga Kampung Situtarate, Desa Cangkuang Kulon, Kecamatan Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung, digegerkan dengan penemuan sesosok mayat laki-laki di saluran air pada Sabtu (27/9) siang.

Mayat tersebut ditemukan oleh warga yang sedang melakukan kerja bakti membersihkan sampah di saluran air bawah Jalan Raya Cibaduyut.

Baca juga: Sempat Bikin Geger, Temuan yang Diduga Jasad Bayi di Flyover Tanah Baru Depok Ternyata Kucing

Kapolsek Dayeuhkolot, Kompol Triyono Raharja, membenarkan penemuan mayat ini. Menurut keterangannya, laporan penemuan diterima oleh Polsek Dayeuhkolot sekitar pukul 11.00 WIB.

“Pada hari Sabtu ini, sekitar pukul 11.00 WIB, kami menerima laporan dari masyarakat terkait penemuan mayat berjenis kelamin laki-laki di sebuah saluran air,” ujar Triyono.

“Saat ditemukan, kondisi mayat tertelungkup di dalam saluran air dengan lebar sekitar 3 meter dan kedalaman air 1 meter,” jelasnya.

Triyono menambahkan, penemuan mayat bermula ketika para saksi dan warga RW 001 sedang bergotong royong membersihkan sampah di saluran air bawah jalan raya tersebut. Salah satu saksi melihat benda yang menyerupai karung di dalam air.

Baca juga: Tukang Becak Ditemukan di Selokan Samping Hotel Kharisma, Meninggal Usai Dilarikan ke RSUD dr Soedono

“Saksi dua kemudian mencoba mengambil benda yang disangka karung itu dengan garpu sampah. Setelah ditarik, ternyata benda tersebut adalah sesosok mayat laki-laki,” tuturnya.

Warga yang terkejut atas temuan ini lantas segera melaporkannya ke Polsek Dayeuhkolot. Lokasi penemuan tepatnya berada di Saluran Air Situtarate bawah Jalan Raya Cibaduyut, Kp. Situtarate RT 007 RW 001, Desa Cangkuang Kulon, Kecamatan Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung.

“Mayat laki-laki yang ditemukan telah berhasil diidentifikasi bernama Sandi Permana (27) warga Ciparay Tengah, Kelurahan Cibaduyut Kidul, Kecamatan Bojongloa Kidul, Kota Bandung,” jelas Triyono.

Baca juga: Warga Sukanagara Digegerkan  Mayat di Selokan

“Tindakan yang kami lakukan meliputi cek TKP dan status quo, mengumpulkan keterangan saksi-saksi, melakukan olah TKP, dan membuat laporan,” terangnya.

“Selanjutnya, jenazah telah dibawa ke RS. Sartika Asih untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut guna mengetahui penyebab pasti kematiannya,” pungkasnya.su

Editor : Redaksi

Politik & Pemerintahan
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru