Pesta Seks Sesama Jenis di Hotel Surabaya, Eri Cahyadi Siapkan Patroli dan Sanksi Hotel

Reporter : Redaksi
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi

SURABAYA (Realita)-  menanggapi penggerebekan pesta sesama jenis yang dilakukan polisi di salah satu hotel di Surabaya. Ia menegaskan kegiatan itu melanggar norma agama dan hukum yang berlaku.

“Yang pertama, ini jelas melanggar syariat. Agama apa pun melarang. Kedua, dasar hukum apa pun di negara ini juga melarang perbuatan tersebut. Maka harus kita lawan, dan kita harus menjaga Surabaya bersama-sama,” kata Eri Cahyadi, Selasa, 21 Oktober 2025.

Baca juga: 34 Tersangka Kasus Pesta Gay Dilimpahkan ke Kejari Surabaya

Eri menyatakan mendukung penuh langkah hukum yang ditempuh Kepolisian Resor Kota Besar (Polrestabes) Surabaya. Ia juga telah menginstruksikan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) untuk memperkuat patroli pencegahan di sejumlah titik rawan.

“Kita akan kuatkan Satpol PP, meningkatkan patroli bersama jajaran Polrestabes Surabaya. Tapi yang paling penting adalah pengawasan menyeluruh, yang akan lebih efektif bila masyarakat turut aktif melapor kepada pemerintah maupun kepolisian,” ujar dia.

Baca juga: Jaksa Mulai Teliti Berkas Perkara Pesta Seks Gay di Surabaya, Libatkan 34 Tersangka

Sebagai langkah lanjutan, Eri berencana memanggil pengelola penginapan, hotel, dan apartemen di Surabaya. Pemerintah kota akan meminta mereka menandatangani pakta integritas untuk memperkuat pengawasan dan mencegah kejadian serupa terulang.

“Surabaya ini tidak lepas dari sektor jasa. Karena itu, kita akan membuat komitmen bersama seluruh pemilik hotel dan apartemen. Tidak mungkin dalam satu kamar ada orang keluar masuk lebih dari tiga orang. Maka nanti akan kita buat pakta integritas untuk menjaga keamanan,” ucapnya.

Baca juga: Polisi Tetapkan 34 Pria Tersangka Pesta Seks Sesama Jenis di Hotel Midtown Surabaya

Eri juga menyoroti pentingnya edukasi bagi generasi muda agar tidak terjerumus pada perilaku yang melanggar norma. Pemerintah Kota Surabaya, kata dia, akan memaksimalkan peran Kampung Pancasila serta melibatkan warga dan orang tua dalam pembinaan anak-anak.

Selain itu, Pemkot Surabaya juga akan berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan Jawa Timur untuk melakukan sosialisasi ke sekolah-sekolah, terutama tingkat SMA. “Intinya, kita jaga Surabaya bersama-sama,” kata Eri menegaskan.yudhi

Editor : Redaksi

Politik & Pemerintahan
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru