LAMONGAN (Realita) — Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kusuma Bangsa yang terletak di Kelurahan Tumenggungan, Kecamatan Lamongan, memberhentikan sementara distribusi Makan Gizi Gratis (MBG) kepada sekolah penerima manfaat, salah satunya PAUD-TK Dharma Wanita, Kamis (30/10).
Pihak sekolah tersebut menyampaikan, pemberhentian sementara layanan MBG disebabkan karena belum cairnya dana operasional untuk distribusi bahan pangan.
Baca juga: Produk Lokal Belum Maksimal Diserap Program MBG, UMKM Susu Kedelai Lamongan Kecewa
“Kami dapat informasi dari pihak dapur SPPG bahwa dana belum turun, jadi sementara tidak ada pengiriman makanan bergizi gratis," jelas Kepala Sekolah PAUD-TK Dharma Wanita Lamongan, Marsiati, kepada wartawan.
"Upaya anak-anak agar tetap bisa makan bersama, maka sementara kami imbau kepada orang tua untuk membawa bekal sendiri,” lanjutnya.
Akibat pemberhentian tersebut, sebanyak 65 anak sementara tidak bisa menikmati makanan dari program Presiden RI, Prabowo Subianto itu.
Baca juga: Mobil Wuling Bertuliskan BGN SPPG Kecelakaan di Jalan Raya Babat Lamongan
Terpisah, Ketua Satuan Tugas Makan Bergizi Gratis (Satgas MBG) Kabupaten Lamongan, Moh. Nalikan saat dikonfirmasi mengaku sudah mendengar kabar tersebut.
"Iya sedang saya crocek. Ini saya masih perjalanan pulang dari kegiatan Retreat di Bandung," terang pria yang menjabat Sekretaris Daerah (Sekda) Lamongan ini.
Baca juga: Kejutan! SPPG Lopang Kembangbahu Lamongan Sisipkan Uang Tunai dalam Ompreng MBG Sebagai Doorprize
Berdasarkan informasi yang dihimpun, pemberhentian sementara juga terjadi dibeberapa SPPG di Lamongan, yakni di Kecamatan Sukodadi dan Pucuk. Namun belum diketahui soal kelanjutan proses operasional saat ini.
Reporter : Defit Budiamsyah
Editor : Redaksi