JHABUA (Realita)- Di distrik Jhabua, Madhya Pradesh, seorang pemuda mempertaruhkan nyawanya karena hobinya membuat video pendek. la meledakkan petasan yang dimasukkan ke mulutnya dan menderita luka bakar di wajahnya. la telah dikirim ke Ratlam untuk perawatan.
Pada Rabu malam di Desa Bachikheda, wilayah kantor polisi Petlawad, Distrik Jhabua, seorang pemuda membakar petasan dan memasukkannya ke dalam mulutnya. la telah meledakkan tujuh petasan berturut-turut. Saat meledakkan petasan kedelapan, ia melakukan kesalahan dan rahangnya hancur dengan ledakan keras. Korban yang di identifikasi Rohit terluka parah.
Baca juga: Korban Ledakan Petasan di Ponorogo Bertambah, Toni Tewas usai Kritis 5 Hari
Untuk membuktikan dirinya sebagai pahlawan, Rohit yang berusia 18 tahun berulang kali menunjukkan aksinya membakar petasan dengan memasukkannya ke dalam mulutnya di depan beberapa anak laki-laki di desa tersebut.
Setelah kecelakaan itu, warga segera membawanya ke Rumah Sakit Petlawad. Melihat kondisinya yang kritis, dokter merujuknya ke Rumah Sakit Distrik Ratlam.
Baca juga: Polisi Amankan 94 Selongsong Petasan di Ponorogo, Disimpan di Rumah Warga ODGJ
Menurut saksi mata, Rohit berulang kali meledakkan petasan. Konon ia mencoba mengikuti tren media sosial. Insiden itu menyebabkan kepanikan di desa. Beberapa orang merekam kejadian tersebut ketika kecelakaan itu terjadi.
Menurut informasi yang diterima dari Dr. ML Chopra, BMO Rumah Sakit Petlawad, rahang pemuda tersebut rusak parah dan wajahnya terluka parah. Pemuda tersebut menderita luka parah dan dirujuk ke Ratlam setelah pertolongan pertama.
Baca juga: Kondisi Korban Ledakan Petasan di Ponorogo: Satu Kritis di ICU, Satu Dirawat di Ruang Flamboyan
Kepala Kantor Polisi Sarangi, Deepak Deore, mengaitkan insiden tersebut dengan kelalaian pemuda tersebut. la mengimbau kaum muda untuk tidak melakukan tindakan berbahaya seperti itu hanya demi pamer di media sosial.pr
Editor : Redaksi